"Baik, akomodatif. Draft final sudah ada di tangan Pak Menteri (Perdagangan) baru (Thomas Lembong). Yang sudah (dilakukan), minta waktu dispensasi ke Pak Presiden sampai akhir tahun," kata Ketua Umum IdEA Daniel Tumiwa, saat dihubungi detikINET, Rabu (11/11/2015).
Daniel menegaskan draft yang saat ini sudah siap atau sudah diajukan oleh Kementerian Perdagangan ke Sekretariat Negara adalah draft RPP, belum menjadi draft resmi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sequencing-nya akan diubah kelihatannya. Fokus ke roadmap dulu. Roadmap disepakati kan enak, PP-nya tinggal ngikut. Kalau PP dulu diteken, roadmap nggak ada artinya," jelasnya.
Sejumlah isu menjadi PR industri e-commerce Indonesia. Di antara semua isu, dikatakan Daniel yang menjadi prioritas saat ini adalah menjalankan rencana besar Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan ekonomi digital.
"PR-nya banyak untuk menata ekonomi digital. Segala macam peraturan perlu ditinjau kembali. Semua yang berhubungan dengan perdagangan dan digital. Setelah itu, Pak Presiden harus membuat beberapa inisiatif nasional untuk mengerakkan," sebutnya.
(rns/ash)