Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Wafatnya Steve Jobs & Serangan Pertama Samsung ke Apple

Wafatnya Steve Jobs & Serangan Pertama Samsung ke Apple


Ardhi Suryadhi - detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta -

Meninggalnya Steve Jobs membuat Apple dan iPhone mendapat porsi sorotan yang lebih banyak dari media. Hal ini pun membuat Samsung gundah sehingga disiapkanlah strategi marketing untuk meredamnya.

Hal ini diketahui setelah email internal petinggi Samsung diungkap ke publik oleh persidangan yang tengah mengetengahkan dua raksasa teknologi tersebut.

Dalam email itu disebutkan, eksekutif Samsung Michael Pennington mengirimkan email kepada para koleganya. Di situ, Pennington menyoroti soal wafatnya Jobs yang berimbas banyaknya liputan positif dari media terhadap Apple dan iPhone.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pennington pun menyarankan Samsung untuk tidak tinggal diam. Namun juga harus 'muncul ke luar' sembari menegaskan keunggulan ponsel seri Galaxy Samsung ketimbang iPhone Apple.



Seperti dilansir Business Insider, saat itu Samsung sejatinya masih malu-malu untuk menyerang Apple via iklan. Sebab Apple masih pelanggan terbesar vendor asal Korea Selatan itu.



Sebaliknya, petinggi Samsung berharap malah Google yang mengambil serangan pertama terhadap Apple. Setelah itu, baru Samsung bakal ikut melancarkan serangan lanjutan.

Salah satunya adalah lewat iklan 'Next Big Thing' yang muncul pada tahun 2012 lalu yang menampilkan antrean orang untuk membeli produk Apple.

Iklan untuk menyindir Apple itu dianggap sukses. Bahkan Senior Vice President Marketing Apple Phil Schiller dilaporkan sampai meminta agensi iklan Apple untuk membuat kampanye marketing yang lebih menarik agar dapat bersaing dengan Samsung.

Advertising dan merketing merupakan dua amunisi yang menjadi bagian kesuksesan Samsung. Mereka mampu menjadi penguasan ponsel Andoid dengan meraup profit sangat tinggi lewat dua amunisinya tersebut. Tentunya selain punya produk yang juga mumpuni.

Hanya saja, Apple tak percaya begitu saja. Perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu menuding Samsung sukses berkat menjiplak iPhone. Sementara Samsung berkilah jika kesuksesannya karena strategi marketing dan hardware yang dibuatnya.

Entah sampai kapan Apple dan Samsung berseteru. Yang pasti, lantaran perang di meja hijau, rahasia dapur keduanya jadi terungkap ke publik.

Artikel terkait:
-. 7 Skenario Steve Jobs Saat Apple Terpuruk
-. Nostalgia iPhone Pertama Steve Jobs
-. Deretan Foto Langka Steve Jobs
-. Kisah Seputar Bos Apple: Isu Gay Sampai CEO Termahal


(ash/fyk)




Hide Ads