Apa Itu Sigma FF, Game Android yang Populer Tapi Ratingnya Jelek

Apa Itu Sigma FF, Game Android yang Populer Tapi Ratingnya Jelek

ADVERTISEMENT

Apa Itu Sigma FF, Game Android yang Populer Tapi Ratingnya Jelek

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 19 Jan 2023 10:50 WIB
Sigma FF, salah satu game mobile yang saat ini cukup populer di kalangan gamer. Kendati begitu tenar, ternyata rating yang diperolehnya tidak sesuai ekspektasi.
Sigma FF, salah satu game mobile yang saat ini cukup populer. Tapi kok rating yang diperolehnya tidak sesuai ekspektasi. (Foto: Dok. Google Play Store)
Jakarta -

Sigma FF, salah satu game mobile yang saat ini cukup populer di kalangan gamer. Kendati begitu tenar, ternyata rating yang diperolehnya tidak sesuai ekspektasi.

Diluncurkan oleh penerbit yang memiliki nama serupa, SIGMA FF, game ini hanya tersedia di Android saja. Belum lama ini keberadaannya mampu menarik hati gamer untuk langsung menjajalnya.

Bahkan Sigma FF menempati peringkat ke-37, dalam kategori game paling populer di Google Play Store. Hingga sekarang, dirinya sudah memiliki lebih dari 1 juta unduhan.

Hanya saja, mengapa ratingnya begitu jelek? Padahal cukup populer dan lumayan banyak orang yang mendownloadnya.

Hasil pantauan detikINET dari Google Play Store dan memainkannya sendiri, ternyata ada beberapa keanehan yang dibawa oleh pengembang. Lantas apa saja keanehannya?

Kenapa Sigma FF Ratingnya Jelek?

Sebenarnya ada beberapa alasan yang bisa diberikan. Pertama, karena terlalu banyak iklan di dalam permainan ini.

Hal itu sudah detikINET buktikan secara langsung, dan banyak gamer yang juga setuju. Terlihat dari rentetan komentar di Google Play Store di halaman Sigma FF.

Salah satu dari mereka menyampaikan, kalau baru masuk in-game saja sudah disodorkan oleh cuplikan video promosi. Jadi sehabis pemain memilih karakter, langsung iklan, terus menentukan lokasi, iklan lagi.

Selain itu, iklan juga bakal tayang saat pemain kalah maupun menang. Parahnya, tiap kali menang, lokasi berikutnya tidak akan berbeda.

Jadi gamer akan berhadapan dengan musuh, dan bertarung di lokasi yang serupa dari stage sebelumnya. Lalu di sini tidak ada pilihan menaikkan status karakter, atau elemen-elemen yang memberikan pengalaman bermain lebih memuaskan.

Nah faktor yang kedua itu datang dari gameplay yang ditawarkan pengembang. Banyak yang mengira, bahwa Sigma FF memiliki mekanik yang selaras dengan game battle royale besutan Garena, yakni Free Fire.

Sedangkan sang penerbit menyisipkan trailer dari Sigma FF sendiri serupa dengan Free Fire. Namun ketika masuk jelas-jelas sangat berbeda.

Bukan tembak-tembakan, tapi pemain akan bertarung pukul-pukulan dan menandang lawan. Jika gamer pernah memainkan game beat 'em up lawas judulnya Final Fight, kurang lebih sama seperti itu.

Jadi kemungkinan dua alasan itu, yang menjadi alasan mengapa Sigma FF memiliki rating jelek. Bila mengacu Google Play Store, game ini memperoleh nilai 2/5 dari total 17 ribu ulasan.



Simak Video "Survivors Free Fire Berkesempatan Mabar dan Bertemu Senbatsu JKT48"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT