Gamer Gugat Microsoft untuk Stop Akuisisi Activision

Gamer Gugat Microsoft untuk Stop Akuisisi Activision

ADVERTISEMENT

Gamer Gugat Microsoft untuk Stop Akuisisi Activision

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 23 Des 2022 11:15 WIB
Xbox Activision
Gamer Gugat Microsoft untuk Hentikan Akuisisi Activision Foto: The Verge
Jakarta -

10 Gamer melayangkan gugatan kepada Microsoft untuk menghentikan akuisisi Activision Blizzard. Gugatan itu mengklaim bahwa akuisisi sebesar USD 69 miliar (sekitar Rp 1.000 triliun) itu akan menciptakan monopoli di industri video game.

Gugatan tersebut didaftarkan oleh 10 gamer dari California, New Mexico, dan New Jersey di pengadilan federal California. Gugatan itu juga meminta perintah pengadilan untuk melarang Microsoft mengakuisisi Activision.

Menurut gugatan tersebut, akuisisi Activision akan memberikan Microsoft kekuatan pasar yang lebih besar di industri video game. Produsen Xbox itu diklaim dapat menutup persaingan, membatasi output, mengurangi pilihan konsumen, menaikkan harga, dan menghambat persaingan lebih lanjut.

Dalam keterangan resminya, juru bicara Microsoft membela akuisisi ini, dan mengatakan akuisisi ini akan memperluas kompetisi dan menciptakan lebih banyak kesempatan untuk gamer dan developer game, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (23/12/2022).

Selain di Amerika Serikat, akuisisi yang diumumkan pada Januari 2022 ini juga menghadapi tindakan hukum di Inggris dan Uni Eropa. Jika akuisisi ini berhasil diselesaikan akan menjadi deal terbesar di pasar video game.

Gugatan ini dilayangkan dua minggu setelah Federal Trade Commission (FTC) melayangkan gugatan serupa. Regulator bisnis di Amerika Serikat itu mengatakan Activision merupakan salah satu developer video game teratas yang membuat game untuk beberapa perangkat.

FTC berargumen akuisisi ini akan memberikan Microsoft sarana dan motif untuk merusak kompetisi dengan memanipulasi harga, membuat game jadi lebih buruk di konsol pesaing, atau menahan konten dari kompetitor yang mengakibatkan kerugian bagi konsumen.

Akuisisi ini menjadi perhatian banyak gamer karena menyangkut franchise game Call of Duty yang diproduksi oleh Activision. Banyak gamer yang khawatir serial game Call of Duty akan menjadi game eksklusif untuk Xbox dan tidak tersedia di konsol atau sistem lain.

Microsoft sendiri sebelumnya mengumumkan bahwa Call of Duty akan tersedia di Nintendo selama 10 tahun setelah akuisisi selesai. Mereka juga akan memberikan tawaran serupa kepada Sony, pencipta PlayStation yang merupakan rival utama Microsoft.



Simak Video "Rencana Microsoft PHK 10 Ribu Karyawan Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT