IKEA Tuntut Game Indie, Dinilai Menghina Lewat Game Horor

IKEA Tuntut Game Indie, Dinilai Menghina Lewat Game Horor

ADVERTISEMENT

IKEA Tuntut Game Indie, Dinilai Menghina Lewat Game Horor

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 02 Nov 2022 12:42 WIB
Studio game indie, Ziggy, tengah mengembangkan game baru berjudul The Store is Closed. Namun sayangnya, belum juga dirilis, sudah dapat gugatan dari IKEA.
IKEA Tuntut Game Indie The Store is Closed, Dianggap Mirip Tokonya (Foto: Ziggy)
Jakarta -

Sebuah studio game indie asal London, Ziggy, tengah mengembangkan game baru berjudul The Store is Closed. Namun sayangnya, belum juga dirilis, sudah mendapatkan gugatan dari raksasa furnitur, IKEA.

Hal itu berangkat dari konten di dalam game, yang diduga mirip dengan keadaan toko perusahaan asal Swedia tersebut. IKEA menuduh, permainan yang mengusung tema horor ini, telah melanggar, menggunakan estetika, penggunaan warna, dan desain yang serupa.

Meskipun tidak secara gamblang mengarah kepada seluruh konten di dalamnya, akan tetapi, mereka menyebutkan beberapa yang menjadi sebuah kemiripan. Pertama mengacu kepada warna yang disematkan pada bangunan bernama STYR, lalu juga detail kecil lainnya.

Melalui surat yang dikirim departemen hukum IKEA kepada pemimpin Ziggy, yakni Jacob Shaw, salah satunya mengarah pada kemeja bergaris vertikal berwarna kuning, di mana identik dengan karyawan IKEA yang berada di dalam permainan. Kemudian mereka juga merujuk kepada tanda jalan abu-abu di lantai.

Untungnya, mereka tidak terlalu agresif kala melayangkan tuntutan kepada game The Store is Closed. Hal ini mengingat, IKEA sendiri hanya meminta kepada pengembang, untuk menghilangkan elemen-elemen serupa di dalam permainan, tanpa harus menghapus keseluruhan game.

Kendati begitu, pengacara yang mewakili perusahaan furnitur ini, menyampaikan bahwa mereka memberikan jangka waktu kepada Ziggy, untuk segera menghapusnya dalam 10 hari ke depan. Ini menegaskan, bahwa Shaw tidak lagi bisa menggunakan skema warna biru kuning di dalam toko, dan beberapa elemen serupa lainnya.

"Permainan Anda menggunakan tanda biru dan kuning dengan nama Skandinavia di toko, bangunan seperti kotak biru, kemeja bergaris vertikal kuning yang identik dengan yang dikenakan oleh personel IKEA, jalur abu-abu di lantai, furnitur yang terlihat seperti furnitur IKEA, dan papan nama produk yang terlihat seperti papan nama IKEA," tulis surat tersebut.

The Store is Closed sendiri kabarnya baru akan meluncur pada tahun 2024 mendatang. Shaw membawa kisah mencekam di sebuah toko furnitur, di mana kejadian aneh akan terjadi saat malam telah tiba.

Direncanakan, bahwa game ini akan menyambangi gamer di beberapa platform. Setidaknya, pemain bisa menikmatinya di PC, Xbox Series X/S, dan PS5, demikian dilansir Gamerant, Rabu (2/11/2022).



Simak Video "Sony Bakal Fokus Produksi PS5 di Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT