Mengenal Karakter Arena of Valor, Violet Light and Shadow

Mengenal Karakter Arena of Valor, Violet Light and Shadow

Rendy - detikInet
Kamis, 11 Nov 2021 21:30 WIB
Mengenal Karakter Arena of Valor, Violet Light and Shadow
Mengenal Karakter Arena of Valor, Violet Light and Shadow (Foto: garena indonesia)
Jakarta -

Violet, merupakan salah satu karakter Archer yang populer, di Arena of Valor (AOV). Tak hanya memiliki kemampuan sangat baik, tetapi juga mempunyai sejumlah Skin, dengan tampilan apik dan juga latar belakang tidak kalah menarik.

Terbaru, Violet mendapatkan Skin kolaborasi bertajuk AOV Global Twin Skin, bernama Celestial Guardian Violet. Dijual di Shop dengan diskon spesial.

Sebelumnya, Ia juga memiliki Skin bertema kegelapan, yaitu Demonic Morphed Violet. Hadirnya kedua kosmetik ini, seperti menunjukkan adanya kesamaan, dengan latar belakang Violet pada cerita Light and Shadow.

Bagi kalian yang mungkin belum tahu, cerita AOV Light and Shadow adalah serial komik. Di mana menceritakan perjalanan Violet dan Butterfly di dunia Athanor.

Penggemar bisa membaca keseluruhan cerita Light and Shadow, di Website Resmi Garena AOV Indonesia.

Latar Belakang Cerita Violet

Berawal dari sebuah misi khusus bernama 'Kutukan Iblis', Violet dan Butterfly melewati banyak rintangan. Lalu menemukan beberapa fakta mengejutkan, mengenai dunia Athanor.

Perjalanan ini bukan lagi menjadi Misi Mercenary biasa, namun petualangan untuk menyelamatkan dunia.

Violet bertemu dengan sang klien bernama Okuko, di sebuah desa terpencil. Setelah melakukan investigasi, ia bertemu dengan para penyihir hitam (Black Mages), yang menyebabkan banyak hal buruk bagi warga Desa.

Meskipun berhasil mengusir para Black Mages, karakter AOV ini melanjutkan perjalanannya. Banyak misteri masih belum terjawab, atas kejadian di desa yang terkena 'Kutukan Iblis'.

Violet pun memutuskan mengejar para penyihir hitam dan bertemu dengan Laville, salah satu anggota Light Chaser Squad dari Temple of Light.

Bersama Laville, Violet menemukan beberapa hal mengerikan, seperti Soul Pillar yang lahir akibat kekuatan dari Rune Stone. Batu itu disebut-sebut, menjadi asal mula tragedi di desa sebelumnya, karena efeknya dapat membuat seseorang kehilangan kendali atas dirinya.

Violet bersama para anggota Light Chaser, yaitu Laville, Rouie, dan Zata, menuju Kazell untuk mencari informasi. Setibanya di Kazell, mereka bertemu Butterfly, Allain, serta Bright dan mulai berdiskusi tentang Soul Pillar.

Itu merupakan salah satu alat, yang akan digunakan oleh Lorion untuk membangkitkan kekuatan kegelapan lebih besar. Berdasarkan fakta mencengangkan tersebut, Violet dan Bright pun memutuskan untuk pergi ke pusat Soul Pillar dan melawannya.

Meskipun Lorion berhasil dikalahkan, Violet harus dirasuki oleh kekuatan kegelapan, di mana menjadi asal mula lahirnya Demonic Morphed Violet. Di kendalikan, ia mulai menyerang Bright tanpa ampun.

Akan tetapi, dengan kekuatan tekad yang kuat, Violet berhasil lepas dari kekuatan kegelapan yang merasukinya.

Pada chapter terakhir komik Light and Shadow, karakter Archer ini, yang masih belum sadarkan diri hampir saja dibunuh oleh prajurit bertopeng misterius. Beruntung, salah satu anggota Temple of Light, Lauriel datang menyelamatkannya.

Apakah ini juga akan menjadi permulaan Violet, mendapatkan kekuatan Cahaya, layaknya Skin terbaru Celestial Guardian ini? Nantikan chapter berikutnya dari komik AOV Light and Shadow, di media sosial resmi Garena AOV Indonesia.

*Artikel ini adalah kerjasama detikINET dan Garena.



Simak Video "Genos & Terrible Tornado VS Dark Lord Slayer AOV"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)