BERITA TERBARU
Sabtu, 23 Sep 2017 16:35 WIB

Tales of Thorn Coba Suguhkan Pengalaman Game ARPG yang Beda

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Dalam waktu dekat atau tepatnya tanggal 28 Oktober ini Google Play Store bakal kedatangan game terbaru bergenre RPG (role-playing game). Game yang dimaksud adalah Tales of Thorn.

Game yang dikembangkan oleh Wanda Cinemas Games ini lebih tepat disebut sebagai game ARGP (action role-playing game). Sebab, seperti yang diterangkan oleh developer, game ini selain mengandung unsur RPG juga terdapat unsur action yang Anda sebagai pemainnya harus aktif.

Meski demikian Tales of Thorn disebut tidak memiliki classic ARPG class system. Game ini malah menggunakan berbagai senjata yang berbeda untuk mendapatkan pengalaman yang benar-benar baru dalam game.

Foto: istimewa

Sedikitnya ada sembilan tipe senjata dalam game ini yang masing-masing senjata memberikan skill yang berbeda untuk para pemain. Tak cuma itu, setiap pemain bisa memiliki empat skill dipakai.

Senjata utamanya akan menentukan jenis serangan pemain, sementara senjata lainnya dapat memberikan skill yang berbeda untuk digunakan. Dengan demikian, ketimbang menggunakan sistem kelas yang monoton, sistem senjata seperti ini akan membawa lebih banyak kesenangan dalam game.

Seperti tren game pada saat ini, Tales of Thorn juga mengadopsi virtual joystik tradisional dengan virtual tombol. Sebagai tambahan serangan normal dan aksi menghindar, empat ekstra tombol dihadirkan untuk penggunaan skill. Selain itu ada pula tombol ke-lima yang bisa digunakan untuk serangan ArchDragon.

Foto: istimewa

Salah satu fitur yang mengesankan dalam game ini adalah serangan 'backstab'. Serangan ini adalah sebuah serangan fatal yang bisa dilakukan saat berada dibelakang musuh, sehingga menyebabkan damage yang lebih besar.

"Serangan ini memberikan pemain sebuah pilihan untuk membuat strategi yang lebih dalam. Sehingga membuat para pemain menikmati bermain tanpa harus beralih menggunakan fungsi auto-battle," tulis Wanda Cinemas Games dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/9/2017).

Foto: istimewa

Agar pemain tak bosa dengan permainan, Wanda Cinema Games merancang campaigns sedemikian rupa. Di dalam campaigns developer menambahkan sejumlah konten tersembunyi dalam peta yang memberikan pilihan untuk para pemain.

Sebagai tambahan campaigns yang berbeda, game ini juga fokus pada interaksi pemain. Banyak elite campaigns yang membutuhkan pemain untuk
masuk kedalam sebuah tim demi mendapatkan kesempatan yang lebih besar dan hadiah yang lebih besar.

Foto: istimewa

Terakhir yang tak kalah menarik adalah sistem upgrade. Dibandingkan sistem tradisional yang membutuhkan gold untuk upgrade gears, Tales of Thorn menghadirkan gears yang digunakan untuk upgrade gears lainnya. Jadi, pemain hanya membutuhkan banyak gears untuk meningkatkan level gears yang ingin digunakan.

Gears ini bisa dijumpai di berbagai stage karena rate drop-nya diklaim banyak. Selain menggunakan gears, pemain juga menggunakan material upgrade sebagai pengganti.

Foto: istimewa

Tales of Thorn adalah game yang memiliki desain sistem pertempuran inivatif dan sistem drop senjata. Dalam satu tim tidak akan ada tank, damage dealer, dan healer seperti pada umumnya. Game ini membebaskan pemainnya untuk mengembangkan karakter yang diinginkan," pungkasnya. (mag/mag)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed