Kamis, 20 Jul 2017 13:24 WIB

Kumpulan Review Splatoon 2, Bagus Atau Buruk?

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Pekan ini Nintendo resmi merilis Splatoon 2 untuk platform Nintendo Swicth. Sesuai judulnya, game shooter colorful ini menjadi sekuel dari Splatoon yang sebelumnya dirilis untuk Wii U di tahun 2015 lalu.

Pun Splatoon 2 mungkin tidak terlalu berbeda jauh dengan yang pertama, Nintendo tetap memberikan sejumlah konten tambahan. Bersamaan dengan penambahan senjata baru, kemampuan spesial, Splatoon 2 hadir dengan perluasan single-player campaign, di mana gamer bermain melalui berbagai level dan quest untuk mencari Squid Sister, Callie.

Lalu bagaimana kesimpulannya? Anda yang berminat untuk membeli, ada baiknya melihat hasil review yang detikINET himpun dari berbagai media.


Gamespot

Sekilas, Splatoon 2 terlihat sangat mirip dengan yang pertama. Tapi semua hal-hal kecil berubah, dan bahkan untuk hal yang besar seperti di single player dan League Battles, membuat game ini terlihat segar dan menjadi game shooter yang unik.

Jika Anda bermain di seri pertama, sekuel ini cukup membuat Anda ingin kembali bermain. Dan bila Anda termasuk gamer yang baru memainkannya, game ini cukup fantastis untuk dimainkan.


Polygon

Foto: istimewa

Apa yang dihadirkan di Splatoon pertama masih digarap dengan baik. Dan sekarang hadir untuk sistem yang bisa Anda taruh di tas dan memainkannya di bangku taman. Cukup mengherankan bahwa fitur terbaik Splatoon 2 masih terkendala oleh dukungan online yang membuat frustasi.

Dalam banyak hal, Splatoon 2adalah game yang sama dengan beberapa trik baru. Namun, masih ada cukup banyak tambahan imaginatif untuk semua orang yang memainkan game sampai mati. Mungkin kurang lebih sama dengan yang pertama, tapi lebih segar.


IGN

Foto: istimewa

Terasa catnya mulai mengering pada Splatoon setelah dirilis di Wii U tahun 2015. Namun, Nintendo kemudian mengaplikasikannya pada sebuah lapisan segar dan meluncurkannya kembali dengan Splatoon 2 di Switch. Itulah sebabnya mungkin sekuel ini seperti game baru ketimbang versi baru dari yang pertama.

Tentu saja, yang pertama terlihat menyenangkan, dan itu bukanlah hal yang buruk, terutama bagi Anda yang ketinggalan memainkannya di Wii U. Ada beberapa fitur yang membuat saya kembali memainkannya lagi dan lagi.


Eurogamer

Foto: istimewa

Ya, Splatoon 2 kurang lebih sama. Melihat bagaimana game dikemas dalam beragam perbaikan dan penambahan yang diperkenalkan di seri pertama dan mengembalikannya dalam polesan yang signifikan.

Game hadir dengan potensi baru, seperti senjata, peta, dan mode permainan. Bila dinilai, ini adalah game yang lebih baik dari sebelumnya, dan tidak cuma soal kuantitas. Namun, tidak dapat dipingkiri bila Splatoon 2 tidak akan terasa segar.

GamesRadar+

Jika ada keluhan kecil, memang begitu adanya. Game ini menyajikan sensasi multiplayer yang menyenangkan dalam sesaat. Warna-warni yang cerah menarik Anda ke tembak-tembakan mekanis yang kompleks yang membuat Anda menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mecoba menguasainya.

Splatoon 2 tidak banyak punya peningkatan pada seri pertamanya yang mengagumkan. Namun, menjadi pengingat betapa menyenangkannya melempar seember cat ke kepala orang sampai ia meledak. (mag/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed