Bagi seorang gamer, satu hal yang tak kalah penting ketika bermain adalah menyimpan data atau game saving. Hal ini tentu saja dilakukan agar gamer bisa melanjutkan permainan dari posisi terakhir Ia berada.
Lalu bagaimana jika konsol tidak dilengkapi dengan memori card? Gamer asal Jepang berikut rela menghidupkan konsol Super Nintendo Entertainment System (SNES) miliknya hingga 20 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui akun Twitter-nya, sang gamer pun menceritakan detail mengapa konsolnya tetap menyala hingga sekian lama. Seperti detikINET kutip dari Gamespot, Selasa (5/1/2015), cartridge atau kaset SNES menggunakan Static RAM (SRAM) dengan baterai lithium-ion.
Karenanya, selama baterai tersebut dicas, maka data terakhirnya akan tetap utuh. Sebaliknya ketika konsol dimatikan atau cartridge dicabut, maka secara perlahan daya charger pada cartridge akan berkurang dan game simpanannya pun akan hilang. Mungkin maksudnya, ia ingin mempertahankan memori game yang ada di ROM konsol SNES.
Sang gamer mengaku telah menghidupkan konsol dan menjalankan game lebih 180.000 jam terhitung hingga bulan September 2015. Ia mengklim baru satu kali mematikan konsol ketika Ia pindah, itupun Ia mengatakan buru-buru menghidupkan kembali konsol sebelum cartridge tersebut kehilangan daya.
Bicara soal penyimpanan game, konsol lawas kala itu memang tidak dilengkapi dengan memori penyimpanan seperti yang ada pada konsol era saat ini. Ketika bermain game, biasanya gamer langsung menyelesaikannya dalam waktu satu hari.
Kalaupun ingin melanjutkannya di kemudian hari, biasanya sang developer memberikan sebuah kode rahasia setiap kali gamer menyelesaikan stage. Nah, nantinya kode tersebut bisa dimasukkan di menu password agar selanjutnya stage akan dimulai dari terakhir gamer bermain.
(rou/rou)