Peserta terbaik kompetisi Nissan GT Academy yang lolos ke putaran final berasal dari jalur online yang diakses lewat konsol game PlayStation 3, dan jalur offline yang digelar oleh Nissan di sejumlah mal di Jakarta dan Surabaya. Masing-masing jalur diwakili oleh 10 orang finalis.
Namun dari ke 20 finalis tersebut hanya akan dipilih enam gamer terbaik. Keenam gamer tersebut bakal dikirim ke pusat Nissan GT Academy yang berlokasi di Inggris. Sampai situ mereka masih harus berjuang karena lawannya dipastikan lebih berat, berasal dari lima negara Asia lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain grup Asia, di kompetisi Nissan GT Academy ini termasuk juga grup Amerika, Eropa, dan grup internasional. Grup terakhir diisi oleh negara-negara yang tidak masuk dalam grup utama, yang antara lain diisi oleh Brazil, Meksiko, dan negara-negara lainnya.
Budi menuturkan, gamer yang mengikuti kompetisi Nissan GT Academy ini nyatanya hadir dari berbagai kalangan. Meski lebih didominasi oleh pelajar, tak sedikit pegawai swasta yang penasaran mengikuti kompetisi ini. Bahkan Budi juga menyebut ada pula gamer yang profesinya di balik kemudi yang ikut kompetisi Nissan GT Academy.
βTahun ini peserta dari jalur offline lebih mendominasi ketimbang online. Karena mereka dapat dengan mudah mendatangi lokasi kompetisi, dimana pun asalnya. Kalau online harus punya PlayStation 3 yang terhubung online untuk bisa mengikuti kompetisi Nissan GT Academy,β pungkas Budi.
(yud/ash)