Konsol Wii U bisa memikat gamer hard core dengan kemampuan High Definition-nya. Di sisi lain, kontroler berlayar sentuh bisa diaplikasikan untuk berbagai game casual, sesuai pasar Wii generasi pertama.
Mengingat hal itu, Presiden Nintendo Satoru Iwata pun heran mengapa investor tidak menyambut baik pengumuman itu. Saham Nintendo dikabarkan jatuh hampir 10 persen dalam 2 hari setelah Wii U diumumkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Iwata mengatakan ini mengingatkannya pada reaksi campur-aduk saat Wii diumumkan pada 2006. Artinya, mereka yang belum mengalami gadget itu tak akan mengerti potensinya.
"Akhirnya, memang mudah sekali salah kaprah dan menganggap ini hanya konsol game ditambah tablet. Orang yang datang dan mencobanya telah mengerti bahwa hal ini membuka banyak kemungkinan. Tapi mereka yang tidak mencobanya tak akan percaya bahwa ini akan membawa perubahan," kata Iwata.
(wsh/wsh)