Kamis, 19 Nov 2015 10:23 WIB

Review Produk

EOS M3: Jawaban Atas Kritik Pedas untuk Mirrorless Canon

Penulis: Enche Tjin - detikInet
Canon EOS M3. Canon EOS M3.
Jakarta -

Canon EOS M3 adalah kamera mirrorless generasi ketiga dari Canon yang memiliki sensor APS-C bercrop factor 1.6X, setara dengan kebanyakan kamera DSLR. M3 diumumkan bulan Februari 2015 yang lalu untuk menggantikan Canon EOS M2.

Dalam beberapa tahun terakhir, Canon terbilang cukup terlambat dan terkesan tidak serius dalam pengembangan sistem kamera mirrorless meskipun prospek ke depannya cukup baik dibandingkan sistem kamera DSLR yang penjualannya kian menurun.

Canon EOS M generasi pertama autofokusnya sangat lambat dan fiturnya sangat basic. Generasi kedua sedikit lebih baik tetapi tidak signifikan. Di Canon EOS M3 ini, Canon akhirnya lebih serius dalam memberikan spesifikasi yang lebih baik, di antaranya 24 MP CMOS sensor dan sistem autofokus hybrid CMOS III 49 area yang diklaim 6 kali lebih cepat dari Canon EOS M generasi pertama.



Kecepatan autofokus Canon EOS M3 memang meningkat dari generasi sebelumnya, dari sekitar 1-1.5 detik menjadi 0.1-0.3 detik tergantung kondisi cahaya. Di tempat gelap, autofokus lebih lambat lagi. Meski bukan yang tercepat dibandingkan dengan kamera mirrorless yang tersedia saat ini, peningkatan kecepatan autofokus ini terasa lumayan baik.

 
Sistem AF Canon EOS M3 dilengkapi dengan face detection yang cukup handal, tapi kita harus hati-hati, terutama saat memotret backlight seperti foto ini.

Meski ada peningkatan kinerja, ukuran Canon EOS M3 tetap kompak seperti kamera mirrorless pada umumnya. Beratnya sekitar 336 gram, 580 gram saat lensa kit 18-55mm terpasang. Bahan kamera ini sebagian besar dari logam (stainless steel dan magnesium alloy), tapi finishingnya membuat kesan yang kurang premium.

Layar LCD bisa dilipat ke atas atau ke bawah sehingga memudahkan untuk selfie atau memotret dengan low angle. Canon EOS M3 juga memiliki hotshoe, yang bisa dipasang flash atau jendela bidik elektronik opsional.



 
Percobaan saya untuk foto selfie dengan memanfaatkan layar LCD yang dapat diputar ke atas.

 
Crop 100% dari foto di atas.

Berbeda dengan Canon EOS M yang lain, EOS M3 memiliki grip yang menurut saya sangat berguna dan nyaman digenggam. Grip/pegangan penting untuk keseimbangan terutama saat mengunakan lensa telefoto yang panjang, atau saat memasang lensa Canon EF (lensa DSLR) dengan adaptor.

Saya juga menyukai adanya fitur touchscreen yang memudahkan untuk mengganti setelan atau memilih area yang ingin saya fokus, dan adanya dua roda kendali untuk mengganti setelan dengan cepat.

Tombol-tombol wajib juga tersedia dan ditempatkan di posisi yang gampang dijangkau. Ada roda kompensasi eksposur juga di bagian atas kamera yang sangat membantu ketika mengunakan mode semi otomatis (Av, Tv, P).

Lensa yang dipaketkan yaitu Canon EF-M 18-55mm f/3.5-5.6 IS. Lensa ini cukup kompak tapi casingnya terbuat dari logam dan zoomnya manual, bukan power zoom yang digerakkan dengan motor elektronik seperti kebanyakan kamera mirrorless lainnya. Meskipun relatif lebih besar, tapi saat melakukan zoom bisa lebih cepat dan tidak terlalu boros baterai.

Saya juga berkesempatan mengadopsi lensa Canon EF 40mm f/2.8 STM dengan kamera ini, dan kinerja autofokusnya mirip dengan saat mengunakan lensa kit 18-55mm, bagi saya sesuatu yang bagus. Sepertinya lensa-lensa STM baru seperti Canon 24mm STM atau 50mm STM akan bekerja dengan cukup baik dengan kamera ini, tapi sayangnya saya belum berkesempatan mencoba kamera ini dengan lensa-lensa Canon EOS untuk kamera DSLR lainnya.

Kualitas Foto

Foto yang dihasilkan kamera Canon EOS M3 ini cukup baik dengan warna yang enak dipandang seperti yang saya lampirkan dalam review ini. Kualitas foto yang dihasilkan EOS M3 ini kurang lebih mirip dengan kamera DSLR Canon EOS 750 & 760.

Ketajaman hasil foto sangat tergantung juga dengan lensa yang digunakan. Saya mendapati lensa 18-55mm ini cukup tajam untuk penggunaan sehari-hari, tapi untuk kebutuhan profesional, lensa yang lebih tajam seperti lensa seri L Canon EOS DSLR.

ISO 100, f/5.6, 1/50 detik, 35mm.


ISO 100, f/7.1, 1/25 detik, 39mm.

ISO 100, f/4.5, 1/100 detik, 28mm.

Memotret di ISO tinggi tidak masalah jika foto di tempat yang gelap. Noise bisa diperbaiki di Lightroom nantinya, dan tentunya untuk ukuran kecil, noise juga tidak begitu kelihatan (kecuali kita zoom sampai 100%).

Batas amannya sampai ISO 800. Kalau 1600, bagi saya masih dapat ditoleransi. Untuk ISO 3200 dan ke atas, sebaiknya lebih diperhatikan penggunaannya kalau tidak terpaksa.

ISO 12800, f/4.5,1/30 detik, 18mm.

 
Crop 100% dari foto di atas.

Kesimpulan

Canon EOS M3 merupakan kamera mirrorless Canon terbaru dan memiliki beberapa peningkatan yang cukup berarti dari generasi Canon EOS M sebelumnya.

Dalam penggunaan, saya merasa EOS M3 ini enak digunakan sehari-hari berkat desain grip/pegangan yang baru, peletakkan tombol yang sesuai logika fotografi dan layar sentuh yang menarik. dengan kualitas hasil gambar yang baik dengan warna yang enak dipandang langsung dari kameranya.

Meski demikian, penggemar fotografi serius mungkin akan sedikit kecewa, karena desain EOS M3 dari segi menu, kustomisasi, dan kecepatan autofokus atau foto berturut-turut yang masih di bawah sebagian besar kamera DSLR Canon.

Di lain pihak, bagi penggemar fotografi yang ingin mulai belajar dan tidak menyukai ukuran kamera DSLR yang cukup besar, kamera ini bisa jadi alternatif yang bagus. Selain itu, pengguna kamera DSLR Canon yang memiliki lensa-lensa STM yang mendambakan kamera mirrorless sebagai pendamping juga saya kira akan cukup senang dengan kehadiran kamera ini.

 
Warna hasil foto Canon EOS M3 cukup enak dilihat, terutama warna kuning dan merah.

 
Crop 100% dari foto di atas.

Kelebihan Canon EOS M3:

  • Kualitas gambar dan warna hasil foto enak dilihat dan tidak membutuhkan banyak editing/olahan.
  • Menu yang sederhana dan terstruktur dengan rapi.
  • Layar sentuh memudahkan untuk mengubah menu, dan menentukan area fokus.
  • Dapat mengendalikan flash external dengan flash control seperti di kamera DSLR.
  • Kinerja autofokus lensa Canon EOS 40mm STM yang saya adopsikan baik.
  • Memiliki dua roda kendali sehingga memudahkan untuk mengganti setting kamera.
  • Memiliki roda kompensasi eksposur.
  • Memiliki layar yang bisa ditekuk ke atas untuk selfie.
  • Memiliki hotshoe untuk memasang flash atau aksesoris seperti jendela bidik elektronik (dijual terpisah).
  • Merupakan kamera mirrorless yang relatif terjangkau untuk khalayak umum.


Kekurangan Canon EOS M3:

  • Kecepatan autofokus relatif masih relatif pelan.
  • Dapat memotret maksimum 4 foto per detik, tapi melambat saat memotret dengan file RAW atau autofocus Servo (mengikuti subjek bergerak).
  • Ketersediaan lensa sistem ini masih sedikit dan harus banyak bergantung pada lensa DSLR Canon EOS via adaptor.
  • Sistem auto ISO belum memiliki pilihan minimum shutter speed.
  • Meski lebih ringan dari kamera DSLR pada umumnya, Canon EOS M3 bukan termasuk kamera mirrorless yang teringan.
  • Finishing body terasa kurang kokoh meskipun bahannya sebagian besar dari logam.


Spesifikasi Canon EOS M3:

  • 24.2 MP APS-C (1.6x crop factor) CMOS sensor.
  • DIGIC 6 processor.
  • ISO 100-12800, bisa diekspansi ke 25600.
  • Shutter 30 detik sampai 1/4000 detik.
  • Kecepatan foto berturut-turut maksimum 4.2 fps, buffer 100 jpg, 5 RAW.
  • Sensor cleaning.
  • Lensa yang compatible : EF-M (EF dan EF-S via adaptor).
  • Sistem AF : Hybrid CMOS AF System III, 49 titik fokus.
  • Jendela bidik: opsional, EVF-DC1.
  • LCD monitor touchscreen, 1.040.000 titik.
  • LCD bisa diputar 180 derajat ke atas.
  • Built in flash GN 5.
  • Flash sync speed 1/200 detik.
  • Kapasitas baterai : sekitar 250 foto.
  • Wifi (transfer foto ke smartphone dan remote shooting).
  • Material body : stainless steel, magnesium alloy, plastik.
  • Dimensi: 110.9 x 68 x 44.4 mm.
  • Berat: 366 gram (body dan baterai).

 

Mau konsultasi berbagai hal seputar fotografi? Kirim saja pertanyaan ke Klinik IT detikINET di link berikut. 
Yuk, belajar fotografi, editing dan ikut tur fotografi dengan infofotografi.com
.

(ash/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed