Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kamera Primadona di Gelaran Photokina

Kamera Primadona di Gelaran Photokina


Santi Dwi Jayanti - detikInet

Samsung Galaxy Camera (GettyImages)
Jakarta -

Pesta fotografi Photokina 2012 dijadikan kesempatan oleh produsen kamera untuk berlomba-lomba memamerkan kamera anyarnya. Di ajang ini, yang mencuri perhatian khalayak adalah banyaknya piranti yang mengusung sensor full frame.

Tak hanya dibekalkan pada kamera DSLR, sensor ini juga bisa dijumpai di kamera dengan bodi kompak, seperti salah satu model keluaran Sony serta Leica.

Tak ayal, piranti tersebut berhasil menjadi primadona di gelaran yang digelar di Jerman tersebut. Namun tentunya masih banyak kamera lain yang mendapat sorotan lebih dari ajang ini.

Β 

Situs PopPhoto merangkum kamera-kamera menawan ini. Berikut piranti yang dimaksud seperti dikutip detikINET, Senin (24/9/2012):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sony Cybershot RX1

Sony tetap menjaga bodi kompak di seri RX1 meski di dalamnya model ini membawa sensor full frame. Ditambah dengan lensa Zeiss 35mm f/2.0, kamera ini pantas menyandang kamera serius.

Tentunya, calon konsumen harus membayar mahal untuk mendapatkan model ini. Dipatok di harga USD 2.800 atau Rp 26,8 juta (USD 1=Rp 9.583), tak ayal kamera compact ini menjadi salah satu bintang di ajang Photokina 2012. Yang patut dicatat, kamera ini bukan termasuk kamera ILC, maka lensanya tak bisa diganti-ganti.

Panasonic Lumix GH3

GH3 memiliki kekuatan baik di pengambilan still photo maupun video. Piranti yang dibanderol USD 1.300 ini memiliki sensor Live MOS 16.05 MP yang mampu melakukan perekaman video full HD 1080p pada 60 fps.

Bodinya dibuat tahan percikan air dan debu. Plus, kamera ini sudah dibekali WiFi, sebuah fitur yang kini sudah tak asing lagi ada di kamera.

Nikon D600

Meski harganya dipatok tinggi yakni USD 2.100 namun tetap saja, Nikon D600 tergolong paling terjangkau dibanding kamera DSLR full frame lainnya.

Nikon D600 memiliki 24,3 MP dalam sensornya yang berukuran 35.9x24mm. Kamera ini siap dipasarkan pada 18 September mendatang. Dibandingkan dengan D800, kamera ini mempunyai bodi lebih ringan dan kecil.

Canon EOS 6D

Bersaing dengan Nikon 600D, EOS 6D datang dengan sensor berkekuatan 20.2 MP, 11-point AF system dengan single cross-type focus dan diperkuat dengan prosesor DIGIC 5.

Β 

Rentang ISOnya berada di antara 100 hingga 25.600 yang bisa ditingkatkan hingga 102.400.

Dipatok di harga USD 2.099 (body only) atau Rp 20 juta, 6D melenggang dengan 2 fitur kunci, yakni WiFi dan GPS.

Olympus Stylus XZ-2

Kamera ini memiliki cincin di bagian lensanya untuk melakukan kontrol manual seperti manual focus dan exposure.

Kamera high-end dari Olympus ini membuktikan kelasnya dengan berbekal lensa cepat f/1.8-2.5. Styluz XZ-2 dibanderol USD 599,99 atau berkisar Rp 5,7 juta.

Menopang kinerja kamera ini adalah TruePic VI image processing engine dan sensor CMOS BSI 1/1.7 inch 12 MP. Sensor ini memiliki ISO maksimal 12.800. Perekaman videonya juga sudah bisa full HD pada 30 fps.

Leica M

Kamera terbaru di lini M (rangefinder) ini sensornya telah diupgrade. Leica M memakai CMOS full frame 24MP yang tentunya tak bisa ditebus dengan harga murah. Apalagi Leica memang identik sebagai kamera mewah.

Saat tersedia di awal 2013, konsumen harus siap mengeluarkan uang USD 6.950 atau sekitar Rp 66 juta untuk mendapatkannya.

Samsung Galaxy Camera

Kamera berikut adalah yang perdana dari Samsung yang dipersenjatai sistem operasi Android. Tentunya, konsumen akan bisa melakukan lebih banyak hal di pirantinya ini, termasuk mendownload aplikasi di Google Play Store.

Saat di gelaran IFA, kamera itu dihadirkan dengan balutan warna putih dan hitam. Namun di ajang Photokina 2012, kamera ini tampil lebih gaya dengan warna orange serta pink.

Selain kamera yang disebutkan sebelumnya, kamera lain yang turut menjadi sorotan di ajang fotografi dua tahunan ini antara lain Sony SLT-A99, Pentax K-5 Mark II dan Hasselblad Lunar.

(sha/ash)






Hide Ads
LIVE