Dilaporkan, legenda di dunia fotografi tersebut mengalami kerugian yang lebih menyakitkan di kuartal pertama ini. Adanya reorganisasi dan anjloknya penjualan disebut-sebut menyebabkan berita tidak sedap itu terjadi.
Dilansir dari Bloomberg, Senin (30/4/2012), kerugian Kodak meluas menjadi USD 366 juta dari USD 246 juta di tahun sebelumnya. Perusahaan yang berbasis di Rochester, New York ini juga menjelaskan bahwa penjualannya menurun sebesar 27%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, setelah perusahaan itu keluar dari bisnis kamera, fokus mereka lebih diarahkan ke bisnis lain seperti perangkat percetakan. Strategi Kodak juga mencakup penjualan lebih dari 1.100 paten digital imaging.
Sering diberitakan pula, Kodak turut berupaya melakukan penuntutan pada pembuat piranti mobile seperti Apple Inc. dan RIM atas pelanggaran paten. Sayang, upaya-upaya tersebut agaknya belum membuahkan hasil yang gemilang.
(sha/ash)