10 Bencana Paling Misterius dalam Sejarah, Bikin Merinding
Pool - detikInet
Tautan telah disalin
Jakarta -
Terdapat beberapa misteri paling aneh seputar bencana alam di Bumi dalam sejarah.
Tahun Kegelapan / Year of Darkness (536): Tahun 536 M, beberapa letusan gunung berapi menyebabkan apa yang disebut sejarawan sebagai "tahun terburuk untuk hidup". Namun sebenarnya ilmuwan tidak tahu pasti apa penyebab "Tahun Kegelapan" di abad keenam tersebut karena catatan sejarah sangat minim. Dan meskipun gunung berapi tampak sebagai opsi yang paling masuk akal, ada teori tambahan lain termasuk bahwa debu yang mematikan itu adalah hasil dari hantaman komet. Satu-satunya hal yang dapat dipastikan adalah adalah Bumi jadi jauh lebih dingin dan terjadi kelaparan yang meluas. Foto: Live Science
Sinkhole Siberia:Β Beberapa tahun terakhir, berbagai lubang runtuhan (sinkholes) muncul di alam liar Siberia. Lebih dari selusin lubang muncul sejak 2013, dan ilmuwan kesulitan menentukan penyebabnya. Baru tahun 2020 mereka merasa telah memecahkan misteri lubang-lubang ini, disebabkan ketika gas metana mulai mengisi ruang bawah tanah dan meledak, meninggalkan kawah yang sangat besar. Namun masih belum diketahui dari mana metana berasal atau mengapa lubang-lubang ini baru mulai muncul sekarang. Spekulasi menyebut ini berkaitan perubahan iklim yang mencairkan lapisan es abadi (permafrost) Siberia. Foto: Unwired
Gempa Bumi Sichuan (2008): Sejak konstruksi dimulai di 1990-an, Bendungan Tiga Ngarai (Three Gorges Dam) di Hubei, China, menuai kontroversi. Meski menghasilkan listrik sangat besar dan mengurangi risiko banjir di sepanjang Sungai Yangtze, bendungan ini menyebabkan kerusakan ekologis. Namun, bisakah bendungan ini menyebabkan gempa? Beberapa orang percaya dan setelah Gempa Bumi Besar Sichuan yang menghancurkan tahun 2008, banyak yang menyalahkan bendungan tersebut sebagai penyebab gangguan seismik yang memicu gempa, di mana hampir 90.000 orang kehilangan nyawa. Meski bermula sebagai teori konspirasi, tahun berikutnya muncul beberapa bukti ilmiah yang menyatakan berat air di waduk mungkin menjadi penyebab gempa tersebut. Foto: Reuters
Apa yang Terjadi pada Venus: Di awal zaman antariksa, perhatian tertuju pada Venus sebagai dunia asing yang paling memungkinkan dikunjungi manusia. Namun, Uni Soviet menyadari setelah mengirim berbagai wahana ke planet tersebut bahwa Venus sangat mematikan. Atmosfernya penuh dengan CO2 hingga tekanannya 90 kali lebih besar dari Bumi, awannya dari asam sulfat, dan suhu rata-rata permukaannya hampir mencapai 480 derajat Celcius. Namun tak selalu begini kondisinya. Pada suatu masa, Venus kemungkinan besar bisa dihuni, tapi sesuatu terjadi yang memicu "efek rumah kaca tak terkendali," yang mengisi atmosfer dengan begitu banyak karbon dioksida. Gunung berapi tampaknya menjadi tersangka utama. Foto: BBC Magazine
Sinar Gamma Abad ke-8 (775): Sinar gamma adalah fenomena paling berenergi di galaksi, tercipta dari tabrakan bintang dan dapat mudah memusnahkan Bumi jika meledak cukup dekat. Di 2013 ilmuwan menemukan bukti Bumi pernah dihantam ledakan sinar gamma pada suatu waktu di abad ke-8. Dengan mempelajari cincin pohon cedar Jepang yang bertarikh tahun 775, ilmuwan menemukan jejak isotop karbon-14, dan sinar gamma adalah salah satu dari sedikit penjelasan tentang bagaimana isotop langka ini bisa sampai di sana. Kemungkinan besar ini tidak berasal dari suar surya atau supernova jarak dekat, tapi tak banyak petunjuk lain karena tidak ada laporan dari masa itu mengenai penyakit radiasi atau penampakan supernova di langit. Foto: Gemini Observatory.
Tahun Belalang / Year of the Locust (1874):Β Jika Anda pernah bertanya-tanya seperti apa wabah belalang yang sebenarnya, lihatlah tahun 1874, ketika entah karena alasan apa belalang Rocky Mountain meninggalkan pegunungan dan memporak-porandakan Great Plains (Dataran Besar AS). Diperkirakan ada sekitar 12 triliun belalang dalam kawanan tersebut. Berbagai negara bagian memberikan hadiah bagi siapa saja yang membunuh belalang atau mewajibkan setiap orang untuk membunuh sebanyak mungkin belalang. Pada abad kedua puluh, belalang Rocky Mountain punah, dalam salah satu peristiwa paling aneh dalam sejarah AS. Foto: AP Photo/Boris Polo
Gempa Bumi New Madrid (1811-12): Selama tiga bulan antara Desember 1811 dan Februari 1812, kota New Madrid di Missouri dan daerah sekitar diguncang beberapa gempa bumi dahsyat. Insiden ini terkenal karena konon membuat Sungai Mississippi mengalir mundur. Apa yang sebenarnya terjadi adalah tanah terangkat begitu tinggi akibat gempa sehingga sungai terlihat seolah-olah berubah arah untuk sementara waktu. Namun, yang masih belum jelas adalah mekanisme pasti yang menyebabkan gempa tersebut. Wilayah ini adalah bagian dari Zona Seismik New Madrid, tetapi hanya sedikit yang diketahui tentang sistem patahan di sana. Foto: Getty Images/kickers
Peristiwa Carrington (1859): Suar Matahari menciptakan radiasi pada abad ke-19. Peristiwa Carrington adalah badai geomagnetik besar yang terjadi pada September 1859, menyebabkan pemadaman listrik dan mengganggu jaringan telegram. Untungnya, karena saat itu tahun 1850-an, kita belum bergantung pada infrastruktur listrik seperti sekarang, jadi kerusakannya tidak terlalu parah, meskipun ini tetap menjadi badai terbesar dari jenisnya. Meskipun disaksikan di seluruh dunia, Peristiwa Carrington tetap menjadi sebuah teka-teki, begitu pula dengan potensi efek mematikan dari badai serupa di masa depan Foto: NOAA
Peristiwa Tunguska (1908):Β Tahun 1908, sebuah ledakan dahsyat meletus di atas hutan Rusia, disaksikan segelintir orang dan menghancurkan area sangat luas. Dengan estimasi kekuatan ledakan 10 megaton (dan mungkin jauh lebih tinggi), ledakan ini jauh lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan di Jepang. Namun, misteri besar Peristiwa Tunguska adalah tidak adanya kawah. Jika itu asteroid, benda itu pasti meledak di udara sebelum menghantam Bumi. Namun hingga hari ini tidak semua orang menerima cerita asteroid dengan beberapa pihak menyalahkan ledakan gas alam atau komet. Foto: Tunguska, kawasan yang kena meteor.
Hantu Tsunami (2011): Hampir 20.000 orang meninggal menyusul gempa bumi dan tsunami TΕhoku dahsyat di Jepang di 2011. Tsunami itu sendiri tidak misterius, meskipun tragis, kita mengerti bagaimana hal itu terjadi. Namun setelah tsunami, penampakan hantu di daerah terdampak meningkat drastis. Banyak orang melapor dikunjungi roh-roh gelisah dari mereka yang hilang akibat tsunami, bahkan ada orang yang kerasukan. Kemungkinan besar penampakan ini adalah hasil dari trauma kolektif dan mungkin rasa bersalah penyintas, tapi banyak yang percaya penampakan ini bukti nyata fenomena paranormal. Foto: BBC World