Lihat Lagi Aksi Astronot Wanita Pertama China Berjalan di Luar Angkasa

FotoINET

Lihat Lagi Aksi Astronot Wanita Pertama China Berjalan di Luar Angkasa

Dok. Detikcom - detikInet
Selasa, 09 Nov 2021 10:05 WIB

Jakarta - Wang Yaping merupakan astronot wanita pertama China yang berjalan di luar angkasa. Diketahui, ia kut andil dalam bagian misi enam bulan di stasiun luar angkasa.

Wang Yaping merupakan astronot wanita pertama China yang berjalan di luar angkasa. Diketahui, ia kut andil dalam bagian misi enam bulan di stasiun luar angkasa.
Dalam foto yang dirilis Kantor Berita Xinhua, Wang Yaping, astronot wanita China melangkah keluar dari modul inti stasiun ruang angkasa Tianhe di Beijing Aerospace Control Center, Minggu (7/11/2021) lalu. Guo Zhongzheng/Xinhua via AP.
Wang Yaping merupakan astronot wanita pertama China yang berjalan di luar angkasa. Diketahui, ia kut andil dalam bagian misi enam bulan di stasiun luar angkasa.
Diketahui, Wang Yaping menjadi astronot wanita pertama China yang melakukan perjalanan ke luar angkasa. Ia ikut andil dalam bagian misi enam bulan di stasiun luar angkasa. Guo Zhongzheng/Xinhua via AP.
 
Wang Yaping merupakan astronot wanita pertama China yang berjalan di luar angkasa. Diketahui, ia kut andil dalam bagian misi enam bulan di stasiun luar angkasa.
Dalam video dokumentasi, terlihat aksi Wang bersama rekan astronautnya, Zhai Zhigang, saat memasang peralatan dan melakukan tes pada lengan robot. Mereka menghabiskan lebih dari 6 jam melakukan tugas itu. Guo Zhongzheng/Xinhua via AP.
China kembali mengirim 3 astronotnya ke luar angkasa. Ketiga astronot itu diperkirakan akan menjalani misi selama 6 bulan di stasiun luar angkasa Tiangong.
Seperti diketahui, Wang bersama Zhai dan satu awak lainnya bernama Ye Guangfu diluncurkan ke luar angkasa dari pusat peluncuran Jiuquan di Gurun Gobi, China, beberapa pekan lalu. AP Photo/Tian Dingyu.
 
JIUQUAN, CHINA - OCTOBER 14: A worker from China Manned Space Agency watches at the spokespersons press conference on October 14, 2021 at the Jiuquan Satellite Launch Center in Jiuquan, China. The crew of the Shenzhou-13 spacecraft will be carried by a Long March-2F rocket, set to launch to the space station China is building, from the Gobi Desert on October 16 and will stay for six months, the standard for all future missions. It is the second crewed launch this year. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)
Tim ini diperkirakan akan menghabiskan waktu selama enam bulan di stasiun luar angkasa Tiangong. Awak sebelumnya, yang pertama ditugaskan ke Tiangong, kembali ke Bumi pada September lalu setelah menghabiskan waktu selama tiga bulan di sana. Getty Images/Kevin Frayer
Wang Yaping merupakan astronot wanita pertama China yang berjalan di luar angkasa. Diketahui, ia kut andil dalam bagian misi enam bulan di stasiun luar angkasa.
Wang Yaping merupakan astronot wanita pertama China yang berjalan di luar angkasa. Diketahui, ia kut andil dalam bagian misi enam bulan di stasiun luar angkasa.
Wang Yaping merupakan astronot wanita pertama China yang berjalan di luar angkasa. Diketahui, ia kut andil dalam bagian misi enam bulan di stasiun luar angkasa.
China kembali mengirim 3 astronotnya ke luar angkasa. Ketiga astronot itu diperkirakan akan menjalani misi selama 6 bulan di stasiun luar angkasa Tiangong.
JIUQUAN, CHINA - OCTOBER 14: A worker from China Manned Space Agency watches at the spokespersons press conference on October 14, 2021 at the Jiuquan Satellite Launch Center in Jiuquan, China. The crew of the Shenzhou-13 spacecraft will be carried by a Long March-2F rocket, set to launch to the space station China is building, from the Gobi Desert on October 16 and will stay for six months, the standard for all future missions. It is the second crewed launch this year. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)
(/)