Mengintip Kompleks Perumahan Manusia di Mars

FotoINET

Mengintip Kompleks Perumahan Manusia di Mars

Pool - detikInet
Jumat, 26 Mar 2021 08:02 WIB

Jakarta - Menetap di Mars akan menantang bagi manusia Bumi karena iklim yang sangat berbeda. Sebuah studio arsitektur menciptakan konsep hunian pertama manusia di Mars.

Hunian di Mars

Studio arsitektur bernama ABIBOO bekerja sama dengan tim ahli astrobiologi dari SONet merancang konsep habitat manusia di Mars. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Kira-kira seperti inilah kompleks perumahan yang akan menjadi hunian pertama manusia di Mars nantinya. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Konsep hunian dirancang bergaya futuristik namun dengan tetap memiliki fungsi yang berguna untuk adaptasi manusia Bumi dengan iklim dan atmosfer di Mars. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Kavling rumah di Mars dapat dibangun langsung di permukaan tebing seperti ini. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Pemukiman manusia di Mars juga membutuhkan bangunan untuk memenuhi fungsi esensial dari udara, air, dan produksi pangan. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Radiasi dari sinar Matahari dan gamma di Mars memaksa ABIBOO dan SONet membangun ruang yang tidak langsung terpapar ke langit. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Konfigurasi perkotaan harus mempertimbangkan sistem pendukung kehidupan, seperti produksi makanan, udara, dan air. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Bangunan makro yang dibangun di permukaan tebing dihubungkan dengan sistem elevator berkecepatan tinggi, mirip dengan gedung pencakar langit di Bumi. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Arsitek ABIBOO dan tim astrobiologi SONet juga memikirkan bagaimana lembah, bangunan khusus untuk rumah sakit, sekolah dan universitas, kegiatan olahraga, mall, dan stasiun kereta api bisa terhubung dan berkomunikasi dengan pesawat luar angkasa. Wow! Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Di kaki tebing, ada paviliun besar yang dirancang tembus pandang, menawarkan pemandangan lanskap Mars dan ruang untuk berinteraksi sosial. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

ABIBOO dan SONet memilih sisi tebing di atas Mars untuk membangun kota secara vertikal, dengan desain dan sistem konstruksi yang dihasilkan dari kondisi planet yang keras. Foto: ABIBOO studio / SONet 

Hunian di Mars

"Jika kita membangun bangunan seperti di Bumi, bangunan akan cenderung meledak karena tekanan," kata pendiri ABIBOO Alfredo Muñoz. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Rancangan hunian ini mencakup lima kota, dengan Nüwa sebagai ibu kotanya. Setiap kota menampung antara 200.000 hingga 250.000 orang dan mengikuti strategi perkotaan yang sama. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Setiap kota akan mengikuti karakteristik wilayahnya. Kota Abalos misalnya, terletak di kutub utara Mars untuk memanfaatkan akses ke sumber es. Sedangkan kota Marineris, terletak di ngarai paling luas di tata surya sehingga bangunannya pun memanfaatkan permukaan datarannya. Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars

Solusi ABIBOO dan SONet adalah model yang fleksibel dan dapat diskalakan sehingga mudah diterapkan ke banyak area permukaan Mars yang berbeda-beda. Bagaimana menurut kalian kompleks perumahan di Mars ini. Apakah mungkin terwujud? Foto: ABIBOO studio / SONet

Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
Hunian di Mars
(/)