Potret Korea Selatan Saat Masih Negara Miskin

FotoINET

Potret Korea Selatan Saat Masih Negara Miskin

Istimewa - detikInet
Kamis, 20 Agu 2020 06:28 WIB

Jakarta - Dulu Korea Selatan tak semaju sekarang. Lihat saja foto berwarna langka suasana Korea, khususnya Seoul tahun 1960-an ini, ketika mereka masih masih miskin.

Korea Tahun 1960an

Sekarang Korsel dikenal sebagai Macan Asia, dengan perekonomian mapan dan perusahaan-perusahaannya disegani di dunia, teknologinya dikenal canggih. Padahal dahulu, Negeri Ginseng ini benar-benar negara miskin. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Usai perang Korea, seperti juga di Korea Utara, kondisi Korea Selatan benar-benar hancur dan butuh waktu cukup lama untuk pulih. Ini potret warga di salah satu sudut Seoul. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Majalah Time pernah mengulas bahwa pada tahun 1960, Korea Selatan lebih miskin dari Irak, Liberia, dan Zimbabwe.  Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Mereka baru selesai perang dengan tetangganya dan tidak punya sumber daya alam. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

"Sekitar 50 tahun lalu, Korsel masih pedesaan miskin. PBB mengusulkan agar mereka meniru Kenya saja agar maju. Tapi pemimpin Korsel memilih jalan sendiri," tulis Rowan Callick dari The Australian. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Jalan itu adalah kerja keras dan kerja cepat oleh seluruh warga. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Miskin sumber daya alam, mereka bekerja keras menjadi produsen barang jadi yang akhirnya digemari. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Pondasi pembangunan Negeri Ginseng sudah ditanam oleh Presiden Park Chung-hee yang berkuasa beberapa tahun setelah Korea luluh lantak oleh perang saudara. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Sadar negaranya sangat miskin, Presiden Park menekankan bahwa rakyat Korea Selatan harus bekerja dengan amat keras, bahkan lebih keras dari rakyat negara-negara lain. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Tak cuma harus kerja keras dan disiplin ala militer, Presiden Park yang seorang Jenderal juga menanamkan semangat pali-pali alias bekerja cepat.  Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Kemungkinan pada 40 atau 50 tahun lalu, Korea Selatan sama miskinnya dengan Indonesia. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Yang membedakan barangkali adalah 'semangat ginseng' mereka yang membara untuk meraih kemajuan, membuat Korsel menjadi lebih mapan. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Hasilnya sekarang, bisa dilihat sendiri. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Suasana Seoul sudah sangat jauh berbeda dari masa ini. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Saat ini, pendapatan per kapita warganya tembus di atas USD 30 ribu. Perusahaan teknologinya seperti Samsung dan LG tenar di mana-mana. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Perusahaan internet Korea Selatan, Naver Corporation, mengglobal antara lain berkat layanan messaging Line yang dikembangkan subsidary-nya di Jepang, Line Corporation. Tak hanya di panggung teknologi, di bidang lain seperti kostruksi atau olahraga mereka pun berjaya. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Sistem transportasi umum di Seoul sekarang sangat modern, hal seperti ini hanyalah kenangan suram di masa silam. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Korea juga punya akses internet dengan kecepatan langganan tertinggi di dunia. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

"Dari seluruh ekonomi Asia yang maju pesat, Korea yang mengalami peningkatan GDP per kapita tercepat sejak pertengahan 1960," sebut Michael Schuman dari Time. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an

Salut, Korea. Foto: Vintages

Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
Korea Tahun 1960an
(/)