IPv6 merupakan versi baru IP yang merupakan langkah revolusioner dari pengembangan IPv4. IPv6 juga mempunyai julukan Internet Protocol Next Generation (IPng).
Peringatan bakal habisnya IP Address belakangan mulai dikumandangkan berbagai pihak. Salah satunya oleh praktisi internet Vinton Cerf dalam kesempatan 'IPv6 Summit' di Manila, Filipina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, transisi dari IPv4 ke IPv6 harus dilakukan melalui dua strategi. Operator telekomunikasi, penyedia jasa jaringan internet (ISP) ataupun operator jaringan untuk sementara tetap mempertahankan alamat IPv4 usernya. Namun di saat bersamaan, mereka juga harus mulai mengimplementasikan IPv6.
Masih menurut Cerf, di suatu waktu akan ada migrasi total ke IPv6 karena standar teknis ini menyediakan penggunaan internet yang jauh lebih besar cakupannya. Apalagi setelah 2011, ekspansi pemakaian internet dengan IPv4 akan mustahil dan harganya akan semakin tinggi.
Pada acara yang sama, presiden Forum IPv6, Latif Ladid menyatakan bahwa salah satu yang membuat alamat Ipv4 semakin menipis adalah meledaknya pemakaian perangkat internet bergerak.
Bagaimana pendapat Anda soal perang tarif internet? Diskusikan di detikINET Forum!
(fyk/fyk)