Setidaknya itulah hasil studi Dr John Charlton dari Bolton University. Sang dokter melakukan studi terhadap 400 pemain game, yang sebagian besar adalah lelaki. Kesemuanya lalu diminta memainkan game online bertajuk 'Asheron's Call'.
Disimpulkan dalam studi ini, semakin kecanduan seorang gamer maka semakin nampak pula gejala seperti rendahnya penghargaan diri, kepribadian tertutup serta timbulnya rasa cemas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja hal ini bukan berarti para pecandu game adalah juga penderita autis. Dr Carlton pun menyatakan, orang-orang dari berbagai profesi misalnya ahli komputer atau pakar matematika juga mengalami masalah yang sama. Demikian seperti dikutip detikINET dari dailymail, Jumat (4/3/2008).
Temuan sang dokter yang dipublikasikan di pertemuan British Psychological Society's ini menyimpulkan, sekitar satu dari 30 pemain game mengalami kecanduan akut sehingga butuh pertolongan medis untuk mengobati obsesinya akan video game.
(fyk/ash)