Airport Dili sangat menarik, terlihat ada sekitar 8 helikopter tempur kelas black hawk Amerika Serikat parkir di apron, tempat parkiran pesawat di airport Dili, Di samping 8 helikopter tempur tersebut, terdapat beberapa heli lain yang ada dalam hanggar darurat.
Tidak jauh dari tempat helikopter tersebut terdapat 'kompleks' militer kecil di lokasi airport. Instalasi dan peralatan militer tersebut tampaknya dioperasikan oleh kesatuan dari Australia dengan bendera PBB/UN. Tampaknya siaga militer masih cukup tinggi di Timor Leste. Belakangan saya ketahui dari rekan-rekan ICT-TL bahwa helikopter black hawk tersebut jarang digunakan untuk bertempur lebih banyak untuk show force saja, dan melakukan patroli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imigrasi Timor Leste di Airport dapat dilalui dengan mudah dengan memperlihatkan surat undangan yang diperoleh dari ICT Timor Leste. Tanpa banyak menunggu lama, setelah memperoleh semua peralatan di bagasi saya keluar dari Airport langsung melihat wajah Ray dan Lemi yang berseri-seri di luar gedung bandara.
Kami langsung berangkat menuju hotel untuk cek-in dan meletakkan pakaian. Pada saat keluar dari Airport kami melihat banyak tenda-tenda pengungsi lokal Timor Leste di Airport. Menurut teman-teman ICT-TL mereka adalah pengungsi pada saat kerusuhan 2006 lalu. Sampai hari ini masih saja mengungsi padahal kerusuhan sudah tidak ada.
Sesudah cek-in dan meletakan pakaian di hotel, kami langsung menuju kantor ICT Timor Leste tempat Lemi bekerja dan tempat acara akan di lakukan esok harinya,
Pada sore itu, kami mempersiapkan semua peralatan yang ingin digunakan untuk workshop, terutama membangun LAN, membangun server repository Ubuntu dan membangun sedikit demo untuk acara pembukaan.
Lemi sempat bercerita sedih tentang ICT Timor Leste yang tempat training-nya sempat dijarah, dibakar pada masa kerusuhan tahun lalu. Sekarang mereka membangun kembali tempat training-nya dari bawah.
Yang akan menjadikan training ini menarik adalah kami harus berjuang dengan waktu karena listrik dapat mati sewaktu-waktu, beberapa kali dalam sehari. Di samping akses Internet yang relatif mahal.
(ash/wsh)