Meski superkomputer itu masih 'tak ada apa-apanya' dibandingkan superkomputer lain di negara barat, pencapaian High Performance Computing Research Center di Amirkabir University of Technology itu layak disambut dengan tepuk tangan.
Namun di sisi lain, pihak Amerika Serikat (AS) bisa makin kesal dengan pencapaian tersebut. Betapa tidak, AS saat ini masih menerapkan sanksi yang melarang semua produk teknologi yang dibangun di AS atau oleh perusahaan AS dijual ke Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilegal atau tidak, yang pasti pusat riset di Amirkabir University akan memanfaatkan superkomputer baru mereka untuk riset di bidang meteorologi dan cuaca. Sebelumnya, pusat riset yang sama telah berhasil membangun PC Cluster dengan basis 32-node prosesor Intel Pentium III serta 8-node prosesor Pentium IV.
(wsh/wsh)