Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Waduh! Google Chrome Susupkan File AI 4GB ke PC Pengguna

Waduh! Google Chrome Susupkan File AI 4GB ke PC Pengguna


Anggoro Suryo - detikInet

Google Chrome
Waduh! Google Chrome Susupkan File AI 4GB ke PC Pengguna Foto: Android Police
Jakarta -

Langkah Google untuk mengubah Chrome menjadi browser berbasis kecerdasan buatan (AI) rupanya membawa dampak tersembunyi bagi para penggunanya. Laporan terbaru mengungkap bahwa Chrome diam-diam mengunduh file raksasa berisi data AI ke perangkat pengguna tanpa adanya persetujuan.

Bagi pengguna Chrome yang belakangan ini merasa aktivitas disk-nya tidak wajar atau ruang penyimpanannya tiba-tiba menyusut, ada baiknya untuk segera mengecek folder bernama "OptGuideOnDeviceModel" di dalam direktori instalasi Chrome.

Folder tersebut dilaporkan berisi sekitar 4GB data Large Language Model (LLM) dari Gemini Nano yang diunduh secara otomatis oleh browser.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Sialnya, menghapus folder tersebut secara manual tidak akan menyelesaikan masalah, karena Chrome akan langsung mengunduhnya kembali. Pada sistem operasi Windows 11, folder misterius ini bersarang di direktori `%LOCALAPPDATA%GoogleChromeUser DataOptGuideOnDeviceModel`.

Kasus serupa juga telah dikonfirmasi terjadi pada komputer Mac berbasis Apple Silicon dan mesin Ubuntu.

Aktivitas unduhan tersembunyi ini sebenarnya mengundang ironi tersendiri. Fitur AI Chrome yang paling sering digunakan, seperti mode AI di address bar dan Google Search, nyatanya berjalan dengan mengandalkan server cloud milik Google, bukan menggunakan data AI yang diunduh ke PC pengguna tersebut.

Folder raksasa berukuran 4GB itu ternyata hanya digunakan untuk menunjang fitur bantuan penulisan (writing assistance) dan segelintir fitur AI luring (offline) lainnya yang letaknya tersembunyi jauh di dalam menu.

Alexander Hanff, seorang ilmuwan komputer dan pengacara privasi, telah memverifikasi perilaku aneh ini. Mengingat Chrome memiliki miliaran pengguna di seluruh dunia, ia memperkirakan bahwa mendorong unduhan 4GB ke ratusan juta perangkat dapat memicu transfer data hingga beberapa exabyte. Hal ini berpotensi menghasilkan jejak emisi karbon antara 6.000 hingga 60.000 metrik ton CO2 secara sia-sia.

Atas temuan ini, Hanff telah secara resmi menuduh Google melanggar regulasi privasi Eropa karena memaksa pengguna mengunduh data dalam jumlah besar tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka. Namun, tampaknya Google belum mendorong unduhan file LLM ini ke semua pengguna, melainkan membatasinya pada perangkat PC atau laptop modern yang dinilai mumpuni.

Cara Mematikan Download Otomatis di Chrome

Menghapus instalan Chrome secara keseluruhan memang menjadi cara paling ampuh untuk membuang file ini. Namun bagi Anda yang masih ingin menggunakan browser buatan Google tersebut, ada trik khusus untuk menghentikan unduhan otomatisnya:

  1. Buka Google Chrome, ketik `chrome://flags` pada address bar (kolom URL), lalu tekan Enter.
  2. Pada kolom pencarian di halaman tersebut, cari menu bernama "Enables optimization guide on device on Android".
  3. Ubah status pada menu dropdown di sebelahnya menjadi "Disabled".

Langkah ini sekaligus bisa menjadi cara untuk mengecek apakah PC Anda termasuk dalam daftar perangkat yang menjadi target unduhan paksa fitur AI lokal tersebut, demikian dikutip detikINET dari TechSpot, Rabu (6/5/2026).




(asj/afr)




Hide Ads