Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pria yang Serang Rumah CEO OpenAI Disebut Alami Gangguan Mental

Pria yang Serang Rumah CEO OpenAI Disebut Alami Gangguan Mental


Virgina Maulita Putri - detikInet

Daniel Moreno-Gama, pria yang serang kantor OpenAI dan rumah CEO Sam Altman
Foto: Northern District of California
Jakarta -

Daniel Moreno-Gama, pria yang menyerang kantor OpenAI dan kediaman CEO Sam Altman, telah ditahan dan akan segera menjalani proses hukum. Pengacara mengklaim Moreno-Gama mengalami krisis kesehatan mental.

Moreno-Gama sudah mendapatkan tim kuasa hukum menjelang sidangnya di hadapan hakim Kenneth Wine. Diamond Solange Ward, dari tim kuasa hukum Moreno-Gama mengklaim kliennya mengidap autisme dan mengalami krisis kesehatan mental.

"Tim pembela kami baru saja memulai penyelidikan, dan mulai jelas bahwa tindakan Daniel tampaknya didorong oleh krisis kesehatan mental akut," kata Wakil Pembela Umum San Francisco Diamond Solange Ward, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (15/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kasus ini paling banter merupakan kejahatan terhadap properti. Tidak ada yang terluka, dan tampaknya ada beberapa kerusakan di gerbang," imbuhnya.

Moreno-Gama diduga mengancam markas OpenAI pekan lalu karena kebenciannya terhadap teknologi kecerdasan buatan. Ia juga tertangkap kamera melempar bom molotov ke gerbang jalan masuk rumah Altman.

ADVERTISEMENT

Ia didakwa dengan percobaan pembunuhan, percobaan pembakaran, dan peledakan atau penyalaan alat yang dapat merusak untuk tujuan pembunuhan. Secara terpisah, jaksa federal juga mendakwa Moreno-Gama dengan percobaan perusakan dan penghancuran properti dengan menggunakan bahan peledak dan kepemilikan senjata api tanpa izin.

Brooke Jenkins, Jaksa Distrik San Francisco menolak klaim tersebut sebagai upaya mengada-ada, dan mengatakan pihaknya tidak memiliki bukti bahwa Moreno-Gama memiliki masalah kesehatan mental.

"Tidak peduli apakah (targetnya) seorang miliarder, CEO, atau warga San Francisco biasa," kata Jenkins.

Moreno-Gama, yang berasal dari Texas, dijadwalkan untuk diadili pada hari Selasa di Pengadilan Tinggi San Francisco. Tim pengacaranya meminta agar tanggal persidangan diundur hingga 5 Mei, dan permintaan itu disetujui oleh hakim.

Moreno-Gama terlihat berada di ruang sidang mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye. Saat ditanya oleh hakim apakah ia setuju untuk menunda persidangannya, pria berusia 20 tahun itu menjawab singkat, "Ya." Setelah itu keluar dari ruang sidang.




(vmp/rns)
TAGS






Hide Ads
LIVE