Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Senator Minta Israel Biayai Sendiri Iron Dome, Jangan Minta AS

Senator Minta Israel Biayai Sendiri Iron Dome, Jangan Minta AS


Fino Yurio Kristo - detikInet

(FILES) This file photo taken on November 12, 2018 shows an Iron Dome defence system, designed to intercept and destroy incoming short-range rockets and artillery shells, in the southern Israeli town of Sderot. - The US Army said on February 6, 2019, it wants to purchase a limited number of Iron Dome short-range air defense systems, an interceptor technology developed by Israel with US support. (Photo by JACK GUEZ / AFP)
Iron Dome. Foto: JACK GUEZ / AFP
Jakarta -

Dalam mengoperasikan sistem pertahanan canggih Iron Dome, Israel dibantu dengan dana dan teknologi oleh Amerika Serikat. Nah, anggota DPR AS Alexandria Ocasio-Cortez mengatakan bahwa idealnya, Israel harus mendanai sistem tersebut tanpa bantuan AS.

Ocasio-Cortez, salah satu tokoh progresif paling terkemuka di Kongres AS, kabarnya akan memberikan suara menolak pemberian bantuan pertahanan kepada Israel, sebuah perubahan dari posisi dia sebelumnya.

"Pemerintah Israel sangat mampu mendanai sistem Iron Dome, yang terbukti sangat penting untuk menjaga keselamatan warga sipil tak berdosa dari serangan roket dan pengeboman," kata Ocasio-Cortez yang dikutip detikINET dari CNN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak akan mendukung Kongres mengirimkan lebih banyak uang pembayar pajak dan bantuan militer kepada pemerintah yang secara konsisten mengabaikan hukum internasional dan hukum AS," ujarnya mengenai Israel.

"Sekutu Netanyahu di Knesset baru saja menyetujui anggaran pertahanan sebesar $45 miliar. Mendanai Iron Dome dan sistem pertahanan lainnya sudah sepenuhnya berada dalam kemampuan mereka," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Pada awalnya, Iron Dome dibuat sendiri oleh Israel, oleh perusahaan Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries. Namun mulai 2022, Amerika Serikat turut membantu pendanaannya dan berbagi teknologi. Saat ini, sebagian komponen Iron Dome dibuat di AS.

Diimplementasikan sejak tahun 2011, Kemenhan Israel mengklaim tingkat keberhasilannya sampai 90%. Iron Dome khusus dibuat untuk menangkis roket jarak pendek dan saat ini diandalkan juga untuk menangkis rudal Iran, di samping sistem Arrow dan David's Sling.

"Senjata ini unik karena merupakan sistem termaju untuk menghadapi ancaman itu (roket jarak pendek)," kata Jean-Loup Samaan, periset Middle East Institute di National University of Singapore.

Karena khusus roket jarak pendek, salah satu kelemahan Iron Dome adalah kewalahan menghadapi rudal jarak jauh. "Terkadang orang pikir Iron Dome bisa mendeteksi dan menangkis apapun, tapi ia didesain untuk senjata tidak canggih seperti roket. Iron Dome tidak bisa intersep rudal balistik yang datang dari Iran misalnya, itu tugas sistem Israel lain seperti David's Sling dan Arrow," paparnya.




(fyk/rns)




Hide Ads