Pertunjukan udara Gunfighter Skies Air Show di Mountain Home Air Force Base, Idaho, Amerika Serikat, berubah menjadi momen mencekam setelah dua jet tempur Angkatan Laut AS bertabrakan di udara dan meledak saat melakukan demonstrasi aerobatik, Minggu (17/5/2026) waktu setempat.
Insiden dramatis ini melibatkan dua pesawat tempur elektronik EA-18G Growler milik US Navy dari Electronic Attack Squadron 129 (VAQ-129) yang berbasis di Naval Air Station Whidbey Island, Washington.
Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kedua jet melaju dalam formasi sebelum tiba-tiba bertabrakan di udara. Benturan keras membuat badan pesawat pecah menjadi beberapa bagian, disusul kepulan asap tebal dan ledakan besar saat puing-puing jatuh ke daratan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tabrakan terjadi sekitar pukul 12.10 siang waktu setempat, sekitar dua mil atau 3,2 kilometer barat laut pangkalan udara. Penonton yang memadati area air show terdengar histeris ketika melihat kedua pesawat jatuh.
Beruntung, seluruh awak berhasil menyelamatkan diri dengan kursi pelontar sebelum pesawat menghantam tanah.
"Semua awak berhasil eject dan saat ini dalam kondisi stabil. Mereka sedang dievaluasi oleh tim medis," ujar Cmdr. Amelia Umayam, juru bicara Naval Air Forces, US Pacific Fleet dikutip dari Foxnews.
BREAKING: Two U.S. Navy jets collided mid-air and exploded during the Gunfighter Skies Air Show at Mountain Home Air Force Base. pic.twitter.com/R66ADWM2TY
β Breaking911 (@Breaking911) May 17, 2026
Spesifikasi Pesawat
EA-18G Growler sendiri merupakan salah satu pesawat perang elektronik paling canggih milik Angkatan Laut AS. Pesawat buatan Boeing ini dikembangkan dari F/A-18F Super Hornet Block II dan dirancang untuk misi peperangan elektronik, termasuk mengacaukan radar serta sistem komunikasi lawan.
Jet ini memiliki panjang 18,31 meter dengan rentang sayap 13,62 meter. Growler ditenagai dua mesin General Electric F414-GE-400 turbofan yang menghasilkan total daya dorong hingga 44.000 pound.
Dari sisi performa, EA-18G Growler mampu melesat hingga Mach 1,6 atau sekitar 1.960 km/jam dengan ketinggian operasional mencapai 15.240 meter. Setiap pesawat dioperasikan dua awak, yakni seorang pilot dan Electronic Warfare Officer.
Akibat kecelakaan tersebut, pihak Mountain Home Air Force Base langsung melakukan lockdown area dan menghentikan seluruh rangkaian acara Gunfighter Skies Air Show.
Penampilan tim aerobatik legendaris Thunderbirds yang dijadwalkan tampil setelahnya juga resmi dibatalkan demi alasan keamanan. Tim darurat, polisi militer, dan petugas pemadam langsung dikerahkan ke lokasi jatuhnya puing-puing pesawat.
Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka di darat. Otoritas militer AS memastikan investigasi gabungan antara US Navy dan US Air Force sedang dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan tersebut.
Cuaca saat kejadian dilaporkan cerah, meski terdapat hembusan angin cukup kencang di area pertunjukan udara.
Gunfighter Skies Air Show sendiri merupakan acara tahunan populer di Idaho yang rutin menampilkan demonstrasi pesawat tempur militer milik Angkatan Udara dan Angkatan Laut Amerika Serikat. Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan paling mengejutkan yang pernah terjadi dalam sejarah acara tersebut.
(afr/afr)

