Warren Buffet menolak untuk melanjutkan donasi ke yayasan yang didirikan sahabatnya Bill Gates, Gates Foundation. Semua terjadi setelah email Jeffrey Epstein yang menyangkut founder Microsoft itu dirilis ke publik.
Dalam wawancara televisi pertamanya sejak mengundurkan diri pada Januari sebagai kepala eksekutif Berkshire Hathaway, Buffett mengatakan kepada CNBC bahwa dia belum berbicara dengan Gates sejak Departemen Kehakiman AS merilis dokumen pada bulan Februari. Dari dokumen tersebut terungkap bahwa Gates dan Epstein bertemu berulang kali untuk membahas filantropi setelah Epstein mengaku bersalah pada tahun 2008 atas tuduhan prostitusi di Florida.
Buffett (95) yang tetap menjabat sebagai ketua Berkshire, mulai menyumbangkan kekayaannya pada tahun 2006. Dia telah menyumbangkan lebih dari USD 47 miliar kepada Gates Foundation.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Reuters, Kamis (2/4/2026), ia telah menyumbangkan saham Berkshire kepada yayasan dan empat badan amal keluarga setiap tahun sekitar pertengahan tahun, dengan sumbangan tambahan kepada badan amal keluarga pada bulan November. Sumbangan Yayasan Gates tahun lalu berjumlah lebih dari USD 4,5 miliar.
"Saya akan menunggu dan melihat apa yang terjadi," kata Buffett, ketika ditanya apakah sumbangan Yayasan Gates akan berlanjut.
"Saya mempelajari hal-hal yang tidak saya ketahui," sambungnya.
Pada bulan Februari, yayasan tersebut mengatakan Bill Gates "bertanggung jawab atas tindakannya" ketika salah satu pendiri Microsoft membahas Epstein dalam pertemuan umum dengan karyawan.
Seorang juru bicara Gates Foundation menolak untuk membahas komentar Buffett. Meski begitu, dalam sebuah pernyataan, Gates Foundation menyebutnya sebagai mitra yang luar biasa dermawan. Mereka mengakui bahwa dukungan finansial Buffet telah membantu mempercepat kemajuan dalam beberapa tantangan terberat di dunia.
"Gates telah mengakui bahwa bertemu dengan Epstein adalah kesalahan penilaian yang serius. Seperti yang telah dia nyatakan sebelumnya, dia berkomitmen untuk menjawab semua pertanyaan dan menunjukkan bahwa dia tidak pernah menjadi bagian dari aktivitas kriminal Epstein," ujar jubir Bill Gates dalam pernyataan terpisah.
Sebelumnya pada tahun 2024, Buffett mengatakan bahwa donasinya kepada Gates Foundation akan berakhir ketika dia meninggal, dengan 99,5% dari kekayaannya yang tersisa akan diberikan kepada yayasan amal yang diawasi oleh anak-anaknya.
Buffet tidak menyesal
Dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman menyertakan foto-foto Gates berpose dengan Epstein, serta dengan wanita-wanita yang wajahnya disensor. Gates mengatakan hubungannya dengan Epstein terbatas pada filantropi, dan bahwa bertemu dengannya adalah sebuah kesalahan. Dia juga membantah menghabiskan waktu dengan korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Epstein.
Awal bulan ini, majalah Vanity Fair mengatakan Epstein tampaknya mengatur 'sebagian besar' dari hibah yayasan Gates senilai USD 8 juta antara tahun 2013 hingga 2019. Namun, yayasan tersebut mengatakan kepada Vanity Fair bahwa Epstein tidak terlibat dalam proses pemberian hibahnya.
Kendati demikian, Buffett mengatakan kepada CNBC bahwa dia tidak menyesal telah menyumbang ke yayasan tersebut. Tetapi dia tetap berharap hal-hal tertentu tidak terjadi.
Dia juga mengatakan dia terkejut bahwa Epstein menipu begitu banyak orang sebelum ditangkap atas tuduhan perdagangan seks pada Juli 2019. Epstein meninggal bulan berikutnya di penjara Manhattan.
"Saya tidak mengerti bagaimana seseorang bisa melakukan itu. Orang ini menemukan kelemahan orang... Ini menghancurkan satu orang demi satu orang," ucap Buffet.
(ask/afr)

