Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Warren Buffett Bersyukur Tak Ikut Terjerumus 'Perangkap' Bill Gates

Warren Buffett Bersyukur Tak Ikut Terjerumus 'Perangkap' Bill Gates


Fino Yurio Kristo - detikInet

NEW YORK, NY - JANUARY 27: Bill Gates and Warren Buffett speak with journalist Charlie Rose at an event organized by Columbia Business School on January 27, 2017 in New York City. Gates and Buffett spoke on a range of topics including their friendship, business, philanthropy, global health, innovation, and leadership. (Photo by Spencer Platt/Getty Images)
Bill Gates dan Warren Buffett, Foto: Getty Images
Jakarta -

Terkuaknya hubungan Bill Gates dengan penjahat seks Jeffrey Epstein tampaknya membuatnya kehilangan sahabat dekat. Warren Buffett mengatakan bahwa ia belum berbicara dengan sang pendiri Microsoft sejak dokumen Epstein terungkap.

"Saya belum berbicara dengannya sama sekali sejak semuanya terungkap. Saya tidak ingin berada dalam posisi di mana saya mengetahui hal-hal tertentu... sehingga dipanggil sebagai saksi" kata chairman Berkshire Hathaway tersebut yang dikutip detikINET dari CNBC.

Buffett sejak 2006 telah menyumbangkan lebih dari USD 43 miliar kepada Gates Foundation, organisasi filantropi yang didirikan Gates dan mantan istrinya, Melinda Gates.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gates berteman dengan Epstein tahun 2011, tiga tahun setelah Epstein mengaku bersalah di pengadilan Florida atas tuduhan membujuk gadis di bawah umur untuk prostitusi. Email dan foto yang merinci persahabatan Gates dan Epstein terungkap dalam dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman dan Kongres.

Gates telah minta maaf kepada staf di Gates Foundation atas hubungannya dengan Epstein dan mengakui memiliki hubungan gelap dengan dua wanita Rusia, yang mana hal itu diketahui oleh Epstein. "Saya tidak melakukan hal terlarang apa pun. Saya tidak melihat hal terlarang apa pun," kata Gates dalam pertemuan itu.

ADVERTISEMENT

Saat ditanya apakah masih berteman baik dengan Gates, Buffett berbicara hangat tentang hubungan pribadi mereka, yang meliputi pendirian The Giving Pledge bersama Bill dan Melinda Gates, upaya yang bertujuan untuk mengumpulkan komitmen dari orang-orang terkaya di dunia guna menyumbangkan sebagian besar kekayaan.

Namun situasi tampaknya jadi sulit terkait relasi Gates dan Epstein. "Saya rasa sampai masalah ini diselesaikan, tidak masuk akal untuk banyak berbicara. Saya tidak ingin berada di bawah sumpah," ujar Buffett, merujuk pada pengadilan.

Buffett berbicara panjang lebar tentang Epstein, pelaku kejahatan seksual terkenal yang relasinya dengan Gates dan tokoh-tokoh penting lain menyebabkan dampak buruk bagi mereka seiring dengan terungkapnya detail hubungan mereka.

"Sangat mencengangkan bagi saya bahwa seseorang bisa sesukses itu sebagai seorang penipu. Pria akan menyukai seks dan beberapa dari mereka akan suka menghindari pajak, dan dia (Epstein) berhasil menemukan kelemahan mereka," ujar Buffett.

"Orang itu pastilah penipu ulung sepanjang masa. Dia punya cara untuk menipu semua orang," imbuhnya.

Ia mengatakan Gates bisa saja mengundangnya ke New York untuk bertemu Epstein, tapi untungnya tidak dilakukan. "Saya harus berterima kasih kepadanya karena tidak melakukan hal itu. Namun, Anda juga tidak bisa lari dari apa yang telah terjadi," katanya.

Pada awal Maret, Gates menerima undangan dari Komite Pengawas DPR AS untuk bersaksi tentang hubungannya dengan Epstein. Jadwal kehadirannya tersebut belum ditentukan.

Jubir Gates mengatakan ia menyambut baik kesempatan itu. "Meskipun ia tidak pernah menyaksikan atau berpartisipasi dalam tindakan ilegal apa pun yang dilakukan Epstein, ia menantikan untuk menjawab semua pertanyaan komite guna mendukung pekerjaan penting mereka," katanya.




(fyk/rns)




Hide Ads