Pemimpin Tertinggi Iran yang baru Ayatollah Mojtaba Khamenei telah memiliki akun X terverifikasi. Ini menarik karena X adalah platform milik Elon Musk yang dikenal keras mempunyai hubungan erat dengan Israel sejak lama.
Khamenei, dengan akunnya @Rahbarenghelab, menuliskan beberapa cuitan soal perang Iran dan Israel-Amerika Serikat.
"Saudara-saudara pejuang yang terhormat! Keinginan rakyat adalah kelanjutan pertahanan yang efektif dan menimbulkan penyesalan. Lebih jauh lagi, pengaruh pemblokiran Selat Hormuz tentu harus terus digunakan," tulis Khamenei dalam sebuah unggahan kepada lebih dari 44.000 pengikutnya di X. Semua unggahan tersebut telah diterjemahkan oleh X dari bahasa Persia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan mengabaikan pembalasan atas darah para martir Anda," tulisnya dalam unggahan lain.
Selain berbicara tentang Selat Hormuz, Khamenei mendesak negara-negara tetangga Iran di Timur Tengah untuk 'memperjelas pendirian mereka'. Dia juga meminta mereka yang menampung pangkalan militer AS untuk menutupnya.
Melansir CNBC, Khamenei terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran awal pekan ini untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Ayahnya tewas dalam serangan pada hari pertama perang, 28 Februari 2026.
Katie Paul direktur Tech Transparency Project mengecam fakta bahwa Mojtaba Khamenei diizinkan memiliki akun X. Pada bulan Februari, TTP merilis laporan yang menemukan bahwa ada akun X atas nama pejabat Iran, lembaga, dan media yang dikelola pemerintah yang memiliki tanda centang biru, yang menunjukkan bahwa mereka adalah pelanggan layanan premium X.
"Selama tiga tahun terakhir, Tech Transparency Project telah berulang kali menyoroti bagaimana X mengambil keuntungan dari penyediaan langganan premium kepada entitas yang dikenai sanksi AS - banyak yang terkait dengan terorisme - yang tampaknya melanggar hukum sanksi AS," kata Paul kepada CNBC dalam sebuah email.
"Sekarang hal itu terjadi pada pemimpin negara yang dikenai sanksi dan sedang berperang dengan AS," gusarnya.
Perusahaan eksplorasi luar angkasa milik Musk, SpaceX, yang memiliki X dan perusahaan kecerdasan buatan xAI, tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai akun baru Mojtaba Khamenei di jejaring sosial tersebut. Akun tersebut memiliki tanda centang biru yang dikhususkan untuk pengguna premium.
(ask/ask)

