Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di panggung global. Tim inovator muda asal Tanah Air berhasil menembus jajaran 10 Global Ambassador Samsung Solve for Tomorrow 2025, sebuah program inovasi global yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Samsung Electronics di Milan, Italia, bertepatan dengan rangkaian acara Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 yang digelar pada 8-10 Februari 2026. Samsung merupakan Worldwide Mobile and Computing Equipment Partner dari International Olympic Committee (IOC) dan secara konsisten mendorong keterlibatan generasi muda dalam inovasi berkelanjutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program Samsung Solve for Tomorrow merupakan platform global yang mendukung generasi muda untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis STEM dengan dampak nyata bagi masyarakat. Pada 2025, Samsung dan IOC memilih 10 tim terbaik dari berbagai negara melalui proses seleksi ketat yang menilai aspek inovasi, skalabilitas, serta dampak sosial dari setiap proyek.
Sepuluh tim tersebut dibagi ke dalam dua kategori utama, yakni Sport & Tech serta Accessibility & Environment, dengan masing-masing kategori diwakili oleh lima tim.
Samsung Solve for Tomorrow Foto: Samsung |
Indonesia diwakili oleh tim Run Sight, yang terpilih pada kategori Sport & Tech. Tim ini mengembangkan solusi wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu penyandang tunanetra berlari dan beraktivitas fisik secara aman. Teknologi tersebut mampu mendeteksi jalur dan rintangan di sekitar pengguna, sehingga membuka akses olahraga yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas visual.
Inovasi Run Sight dinilai unggul karena tidak hanya menawarkan pendekatan teknologi, tetapi juga menghadirkan dampak sosial nyata dalam mendorong gaya hidup aktif dan aman bagi komunitas tunanetra. Solusi ini sekaligus mencerminkan semangat Solve for Tomorrow dalam menjawab tantangan nyata di masyarakat melalui teknologi.
Sebagai Global Ambassador, seluruh tim terpilih akan menerima dukungan pendanaan serta pendampingan hingga dua tahun dari Samsung untuk mengembangkan prototipe mereka menjadi produk yang layak secara komersial. Khusus untuk kategori Sport & Tech, Samsung juga memberikan dukungan bersama IOC sebagai bagian dari kolaborasi strategis antara dunia olahraga dan teknologi. Program ini diharapkan mampu memastikan keberlanjutan inovasi hingga tahap implementasi nyata di masyarakat.
Seremoni penunjukan Global Ambassador digelar di Samsung House, Milan, dan dihadiri sekitar 80 pemangku kepentingan global. Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara ini, termasuk Presiden IOC Kirsty Coventry serta jajaran pimpinan Samsung Electronics. Dalam seremoni tersebut, Samsung dan IOC menegaskan komitmen bersama untuk membina talenta muda sebagai pemimpin masa depan melalui inovasi teknologi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak global.
Samsung Solve for Tomorrow Foto: Samsung |
Selain seremoni, para Global Ambassador juga mengikuti pameran solusi inovatif di Smart City Lab Milan, lokakarya inovasi bersama IOC Olympism365 Innovation Hub, serta kunjungan ke Desa Olimpiade Milano Cortina 2026. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan para inovator muda mengenai integrasi olahraga, teknologi, dan nilai-nilai Olimpiade dalam menciptakan perubahan positif bagi dunia.
"Melalui Solve for Tomorrow dan kolaborasi kami dengan IOC, kami menciptakan lingkungan yang memungkinkan generasi muda menemukan potensi terbaik mereka, mengekspresikan ide, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujar Won-Jin Lee, President and Head of Global Marketing Samsung Electronics. "Kami tidak hanya mendukung inovasi, tetapi juga membina para pemimpin masa depan yang menjunjung nilai keunggulan, rasa hormat, persahabatan, dan kreativitas."



