Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bos AI Google Sindir ChatGPT Mau Pasang Iklan

Bos AI Google Sindir ChatGPT Mau Pasang Iklan


Virgina Maulita Putri - detikInet

Demis Hassabis
Foto: Insider
Jakarta -

CEO Google DeepMind Demis Hassabis menyindir OpenAI yang dianggap terlalu buru-buru memasang iklan di ChatGPT. Ia menekankan Google belum berencana menyisipkan iklan di Gemini.

Dalam wawancara dengan Axios, Hassabis ditanya soal menggunakan iklan untuk memonetisasi layanan AI. Ia menjawab hal ini merupakan sesuatu yang dipikirkan dengan sangat hati-hati oleh tim di Google.

Hassabis mengatakan timnya tidak merasa tertekan untuk membuat keputusan terburu-buru terkait iklan, meskipun iklan merupakan komponen penting bagi bisnis inti Google.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya agak terkejut mereka bergerak begitu cepat ke arah sana," kata Hassabis, seperti dikutip dari TechCrunch, Senin (26/1/2026).

"Menurut saya, seiring (chatbot AI) menjadi lebih pintar, jenis teknologi yang bermanfaat untuk Anda sebagai individu... ada pertanyaan tentang bagaimana iklan bisa masuk ke model itu? Anda ingin percaya pada asisten Anda, jadi bagaimana cara kerjanya?" tanyanya.

ADVERTISEMENT

Seperti diberitakan sebelumnya, OpenAI akan mulai menguji coba iklan di ChatGPT sebagai cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari sebagian 800 juta pengguna yang tidak berlangganan layanan premium.

OpenAI sepertinya terpaksa mempertimbangkan iklan sebagai jalan monetisasi untuk mendanai biaya infrastruktur dan energi untuk AI yang terus meningkat. Keputusan ini dikhawatirkan dapat mengubah cara pengguna memandang layanan ChatGPT.

Kembali ke komentar Hassabis, ia mengatakan Google saat ini belum memiliki rencana untuk memasang iklan di chatbot Gemini. Pria berkepala plontos ini mengatakan Google akan memantau situasi untuk melihat respons pengguna.

Hassabis menjelaskan pengalaman menggunakan chatbot seperti Gemini sangat berbeda dengan Google Search. Dengan Search, Google sudah memahami keinginan pengguna, jadi mereka bisa menampilkan iklan yang mungkin bermanfaat. Di sisi lain, chatbot dirancang sebagai asisten digital untuk membantu kehidupan pengguna.

"Saya rasa itu sangat berbeda dari kasus penggunaan Search. Jadi menurut saya, hal itu harus dipikirkan dengan sangat hati-hati," ujarnya.




(vmp/vmp)







Hide Ads