Blogger Iran Tentang Negara Sendiri
- detikInet
Teheran -
Para blogger Iran secara blak-blakan mengkritik tajam cara yang ditempuh pemerintah Iran dalam mengurusi krisis yang terjadi setelah peristiwa penangkapan warga Inggris.Maret lalu, Iran menangkap 15 pelayar Inggris yang terbukti telah mengarungi wilayah perairan Iran. Beberapa hari kemudian, kasus ini menimbulkan banyak pro dan kontra.TimesOnline.co.uk yang dikutip detikINET, Kamis (5/4/2007) melansir, apa yang diungkapkan komunitas blogger Iran jauh berbeda dengan apa yang diserukan oleh mahasiswa garis keras Iran. Mereka menyeru agar para tahanan dari Inggris tersebut dihukum dengan tuduhan sebagai mata-mata. Namun para blogger Iran justru beranggapan lain."Saya tak bisa percaya orang-orang ini berada di dalam urusan administrasi Iran. Apa yang coba Iran capai dengan menempatkan orang-orang ini?" ujar seorang blogger yang memakai nama samaran 'Mr Behi'. Seperti para blogger Iran lainnya, 'Mr Behi' memilih untuk memakai nama samaran demi keselamatannya. "Iran takut. Iran hanya terkepung secara politik dan militer," ujarnya. Selain itu, ia juga menuduh keputusan Iran untuk melakukan penangkapan terhadap orang-orang Inggris lebih disebabkan kepanikan belaka.'Mr Behi' yang selalu menulis tentang isu domestik serta kehidupannya yang bahagia di Teheran ini menganggap sistem administrasi orang Iran sangat tidak rasional. Ia juga mendesak pemerintah Iran untuk tidak memancing emosi angkatan bersenjata Inggris dan Amerika.Blog lain menyatakan penangkapan orang-orang Inggris membuktikan bahwa Iran tidak peduli dengan aspirasi publik serta tidak tahu bagaimana cara mendapatkan dukungan internasional.TimesOnline melansir, blogger Iran adalah komunitas yang tumbuh paling cepat di dunia. Blog di kawasan tersebut menjadi sebuah media alternatif untuk mengekspresikan pendapat setelah garis keras Iran membungkam koran-koran reformis yang beredar.
(lni/dwn)