Kabar Mark Zuckerberg Akan Lengser Tahun Depan, Benarkah?

Kabar Mark Zuckerberg Akan Lengser Tahun Depan, Benarkah?

ADVERTISEMENT

Kabar Mark Zuckerberg Akan Lengser Tahun Depan, Benarkah?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 23 Nov 2022 14:45 WIB
Jakarta -

CEO Meta Mark Zuckerberg dikabarkan akan mundur dari jabatannya tahun depan. Kabar ini langsung dibantah oleh juru bicara Meta.

Kabar soal mundurnya Zuckerberg pertama kali diungkap oleh situs berita The Leak. Dalam artikelnya, The Leak mengutip sumber dari orang dalam Meta yang mengatakan Zuckerberg sendiri yang memilih untuk mundur.

Lebih lanjut, sumber The Leak mengatakan mundurnya Zuckerberg tidak akan mempengaruhi pengembangan bisnis metaverse. Tidak lama setelah artikel ini diterbitkan, juru bicara Meta Andy Stone langsung membantahnya.

"Ini tidak benar," kata Stone dalam cuitannya di Twitter merespons artikel The Leak, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/11/2022).


Kabar ini muncul di tengah desakan investor kepada Zuckerberg agar menghemat pengeluaran. Seperti Brad Gerstner, CEO Altimeter Capital yang memegang dua juta saham Meta, yang dalam suratnya meminta Zuckerberg tidak menghamburkan uang untuk membangun metaverse.

Pada kuartal ketiga 2022, Meta mencatatkan pendapatan sebesar USD 27,7 miliar, turun 4% dari periode yang sama tahun lalu. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh kerugian dari bisnis metaverse, yang mencapai USD 3,672 miliar pada periode tersebut.

Reality Labs, divisi virtual reality Meta, hanya meraup pendapatan sebesar USD 285 juta pada Q3 2022. Bisnis metaverse Meta secara total sudah mengalami kerugian sebesar USD 9,4 miliar pada tahun ini saja.

Nilai saham Meta juga anjlok sekitar 70% tahun ini, dan dua pekan lalu induk Facebook dan Instagram tersebut mengumumkan PHK untuk 11.000 karyawan atau sekitar 13% dari total tenaga kerjanya.

PHK ini dilakukan untuk merampingkan perusahaan setelah perekrutan besar-besaran selama pandemi COVID-19. Tapi bisnis mulai melemah tahun ini karena pengiklan dan konsumen mulai mengurangi pengeluaran serta suku bunga yang meningkat.

(vmp/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT