Kapal Perang U-boat Jerman Ditemukan Setelah Seabad Tenggelam

ADVERTISEMENT

Kapal Perang U-boat Jerman Ditemukan Setelah Seabad Tenggelam

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 07 Okt 2022 17:00 WIB
Ilustrasi: Kapal selam U-boat Nazi Jerman, jenis IXC, sekitar tahun 1943 (Public Domain/Australian War Memorial)
Foto: Ilustrasi: U-boat Jerman jenis IXC, sekitar tahun 1943 (Public Domain/Australian War Memorial)
Jakarta -

Tim pemburu kapal menemukan benda istimewa di Pantai Timur Amerika Serikat, yaitu bangkai kapal perang legendaris Jerman, U-boat.

Menurut laporan National Geographic, kapal itu jenisnya adalah SM U-111, sebuah kapal selam yang dulu dipakai oleh militer Imperial German Navy pada Perang Dunia pertama. Jadi, bagaimana bisa sampai di Amerika Serikat?

Setelah Jerman setuju gencatan senjata di 1918, U-boat diserahkan ke tangan Inggris. Kemudian, Inggris memberikan sebagian U-boat itu ke AS untuk dipelajari teknisnya.

Nah pada tahun 1922, AL AS dengan sengaja menenggelamkan kapal itu di lokasi yang dirahasiakan. Pada bulan Juli kemarin, periset Erik Petkovic dan koleganya sukses menemukan kapal itu menggunakan bantuan kapal selam otonom di kedalaman 120 meter, di lautan dekat Virginia.

kapal u-boatkapal u-boat ditemukan di dasar laut. Foto: National Geographic

"Kami sedang beruntung. Kami berada di dasar Lautan Atlantik dan kami melihat bangkainya," kata Petkovic yang dikutip detikINET dari Live Science.

SM U-111 adalah satu dari lima U-boat yang ditenggelamkan di perairan AS. Ada lagi delapan unit U-boat dari masa Perang Dunia II juga mengalami nasib yang sama.

SM U-111 sendiri dibangun pada tahun 1916 di wilayah Kiel, Jerman, dan mulai diterjunkan di medan laga pada awal tahun 1918. Kapal ini cukup garang dan pernah menenggelamkan beberapa kapal komersial di perairan Inggris serta Irlandia.

"U-boat pertama ini kadang memang diremehkan. Tapi penting untuk mengakui bahwa dibandingkan U-boat yang dikerahkan di Perang Dunia II, U-boat ini menenggelamkan kapal dua kali lipat lebih banyak dan 20% lebih kecil ditenggelamkan," kata Innes McCartney, arkeolog di Bangor University.



Simak Video "Penikaman Maut di Jerman Renggut Nyawa 2 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT