Jack Dorsey Menyesal Twitter Sekarang Jadi Begini

Jack Dorsey Menyesal Twitter Sekarang Jadi Begini

ADVERTISEMENT

Jack Dorsey Menyesal Twitter Sekarang Jadi Begini

Anggoro Suryo - detikInet
Minggu, 28 Agu 2022 06:25 WIB
Twitter CEO Jack Dorsey addresses students during a town hall at the Indian Institute of Technology (IIT) in New Delhi, India, November 12, 2018. REUTERS/Anushree Fadnavis
Jack Dorsey. Foto: Anushree Fadnavis/Reuters
Jakarta -

Pendiri dan mantan CEO Twitter Jack Dorsey mengungkapkan penyesalannya soal Twitter. Begini curhatannya.

Lewat kicauan di akun @jack, Dorsey menyesal karena Twitter menjadi besar dan berubah menjadi sebuah perusahaan. "Masalah terbesar dan penyesalan terbesarku adalah ini (Twitter) menjadi sebuah perusahaan," kicaunya.

Ini adalah respon Dorsey untuk pertanyaan yang diajukan padanya, terkait apakah perjalanan Twitter saat ini masih sesuai dengan rencana awal saat didirikan.

Lalu Dorsey pun menyatakan kalau Twitter seharusnya menjadi seperti sebuah email saja. Twitter mestinya bukan dimiliki oleh negara atau perusahaan.

Maksudnya, Twitter menjadi beroperasi menjadi sebuah protokol, seperti email dan tidak dikontrol oleh satu entitas yang tersentralisasi. Jadi orang-orang bisa menggunakan bermacam penyedia layanan email yang berbeda, dan tetap bisa berkomunikasi antara satu dan lainnya.



Dorsey, sebelumnya diberitakan, ikut terseret dalam pertarungan di Meja Hijau antara Elon Musk dan Twitter. Yaitu gugatan Twitter terhadap Musk karena membatalkan akuisisi senilai USD 44 miliar.

Dalam persidangan tersebut, tim pengacara Musk memanggil Jack Dorsey untuk memberikan barang bukti di persidangan. Dorsey mundur dari posisi CEO Twitter pada November lalu, dan menyerahkan posisinya ke Parag Agrawal.

Kemudian ia menjadi bos di Square dan Block, namun diduga masih ikut campur dalam proses akuisisi Twitter oleh Musk, karena sering mengirimkan pesan pribadi ke Musk.

Sulit untuk mengetahui informasi macam apa yang bisa diberikan Dorsey ke Musk lewat pesan pribadi tersebut. Namun karena uang miliaran dolar jadi taruhannya, tim pengacara Musk tampaknya akan mengerahkan semua cara untuk mendukung argumen mereka di persidangan.

Oh ya, Dorsey bakal kebagian USD 978 juta jika Musk nantinya tetap mengakuisisi Twitter, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (28/8/2022).



Simak Video "Elon Musk Kunci Akun Twitter Miliknya, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT