Bekas Petinggi Bongkar Dosa Twitter, Termasuk Soal Bot dan Spam

Bekas Petinggi Bongkar Dosa Twitter, Termasuk Soal Bot dan Spam

ADVERTISEMENT

Bekas Petinggi Bongkar Dosa Twitter, Termasuk Soal Bot dan Spam

Anggoro Suryo - detikInet
Rabu, 24 Agu 2022 22:35 WIB
People holding mobile phones are silhouetted against a backdrop projected with the Twitter logo in this illustration picture taken in  Warsaw September 27, 2013.   REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo
Foto: Reuters/Kacper Pempel
Jakarta -

Peiter Zatko, atau juga dikenal dengan nama Mudge, bakal membuka banyak masalah di Twitter yang sebelumnya ditutup-tutupi, termasuk soal bot dan spam.

Borok Twitter soal bot dan spam yang diungkap oleh Zatko ini bisa saja berpengaruh pada persidangan antara Elon Musk dan Twitter soal akuisisi. Pasalnya, Musk menolak menyelesaikan akuisisi Twitter karena dianggap tak mau mengungkap jumlah bot dan spam yang beredar di platform tersebut.

Zatko, bekas head of security Twitter, mendaftarkan laporannya ke Securities and Exchange Commission (SEC), yang menuding Twitter membohongi para pemegang sahamnya dan melanggar perjanjian yang mereka buat dengan Federal Trade Commission (FTC) terkait beberapa standar keamanan yang harus diterapkan.

Sebagai informasi, Zatko adalah hacker legendaris yang kemudian insyaf dan menjadi pakar keamanan siber. Ia direkrut oleh Jack Dorsey -- CEO Twitter saat itu -- untuk membenahi sistem keamanan Twitter setelah dibobol oleh hacker remaja, yang berakibat sejumlah akun tenar berpindah tangan, seperti akun milik Barack Obama, Bill Gates, dan Kanye West.

Saat itu Zatko setuju untuk bekerja di Twitter karena ia percaya kalau platform microblogging itu adalah sumber daya penting untuk dunia. Namun sepeninggal Dorsey, yang kemudian digantikan oleh Parag Agrawal, Zatko dipecat karena performanya dianggap jelek.

Padahal menurut Zatko, ia dipecat setelah ia melaporkan sistem perlindungan data sensitif pengguna yang terlalu lemah ke dewan direksi Twitter, demikian dikutip detikINET dari Washington Post, Rabu (24/8/2022).

Karena itulah kemudian Zatko menjadi whistleblower, yang ia klaim sebagai pembalasan karena ia dipaksa untuk diam soal kelemahan di sistem keamanan Twitter. Ia pun menyebut laporannya tersebut merupakan tanggung jawabnya ke Dorsey dan para pengguna Twitter.

"Sebenarnya saya tidak mau (laporan) ini menjadi langkah pertama, namun saya percaya kalau saya tetap memenuhi kewajiban saya pada Jack (Dorsey) dan para pengguna platform ini. Saya mau menyelesaikan pekerjaan yang diberikan Jack pada saya, yaitu untuk meningkatkan (keamanan) tempat ini." jelasnya dalam wawancara dengan CNN.

Simak juga video 'Elon Musk Tantang CEO Twitter Debat Terbuka soal Akun Bot':

[Gambas:Video 20detik]



5 dosa Twitter yang dilaporkan Zatko ke SEC, ada di halaman selanjutnya>>>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT