Kominfo Buka Blokir Steam, Pria Afrika Ucapkan Terima Kasih

ADVERTISEMENT

Kominfo Buka Blokir Steam, Pria Afrika Ucapkan Terima Kasih

Panji Saputro - detikInet
Senin, 08 Agu 2022 15:13 WIB
Kominfo Buka Blokir Steam, Pria Afrika Ucapkan Terima Kasih
Kominfo Buka Blokir Steam, Pria Afrika Ucapkan Terima Kasih (Foto: TikTok @titip_lambe)
Jakarta -

Setelah membuka akses terhadap Steam, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dapat ucapan terima kasih dari para pria kekar Afrika. Hal tersebut sontak mendapat beragam reaksi warganet di Tanah Air, dan dengan cepat viral di media sosial.

Berdasarkan hasil pantauan detikINET dari media sosial, Senin (8/8/2022), ada beberapa akun yang membagikan video ucapan tersebut di TikTok. Di dalamnya menampilkan sembilan pria, di mana dua di antaranya memegang kertas berlogo Kominfo dan papan tulis berisi sebuah pesan singkat.

"Dear Kominfo, terima kasih. Kami bisa, main game lagi. Maju terus! Dari gamer se-Indonesia," ucap kesembilan pria di dalam video.

Setelah mengucapkan pesan singkat, kesembilan pria langsung melakukan aksi menari bersama dalam beberapa detik. Kendati begitu, apa yang mereka lakukan, bukanlah keinginan sendiri, melainkan pesanan dari orang lain.

Diketahui, bahwa video serupa dari pria-pria Afrika ini bisa dipesan oleh siapa saja. Akan tetapi, ada harga yang harus dibayar.

Nah, karena video tersebut, sontak memunculkan berbagai pertanyaan dari warganet, terkait siapa orang yang memesannya. Bahkan ada yang beranggapan kalau itu merupakan pesanan dari Kominfo sendiri.

"Ini siapa yang pesan," tulis salah satu akun.

"Kominfo nih pasti yang mesen sendiri," sahut lainnya.

"Woii wkwkwkwkwkw, siapa yang punya ide," tambah akun lainnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa Kominfo sendiri telah sukses menarik perhatian gamer di Indonesia. Hal ini buntut keputusan mereka, yang terpaksa memblokir Steam, Dota 2, dan Counter-Strike: Global Offensive, karena belum daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Akibat blokir itu, muncul banyak banyak protes, baik dari gamer maupun developer. Hal ini mengingat, banyak pemain tidak bisa mengakses permainan yang sudah dibeli, dan developer sulit memasarkan game mereka.

Kendati begitu, setelah Steam daftar PSE Lingkup Privat, platform besutan Valve ini tidak lagi diblokir Kominfo. Saat ini, gamer dan developer di Tanah Air sudah bisa menikmati game mereka seperti biasa.



Simak Video "Update Kominfo soal Pemblokiran dan Pendaftaran PSE"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT