Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
OVO Catat Transaksi Digital Selama Ramadan Meningkat 79% Saat Sahur

OVO Catat Transaksi Digital Selama Ramadan Meningkat 79% Saat Sahur


Ega Shepiani - detikInet

Ilustrasi aplikasi OVO.
Foto: dok. OVO
Jakarta -

Ramadan tak hanya mengubah pola makan dan waktu istirahat, tetapi juga memengaruhi kebiasaan digital masyarakat, termasuk meningkatnya aktivitas transaksi saat sahur. OVO (PT Visionet Internasional) mencatat adanya pergeseran pola aktivitas digital selama Ramadan.

Berdasarkan analisis data transaksi pengguna hingga pertengahan Ramadan tahun ini, aktivitas digital kini lebih banyak terjadi pada malam hari hingga menjelang sahur. Transaksi di sekitar pukul 03.00-05.00 bahkan meningkat hingga 79% dibandingkan periode di luar Ramadan.

Kondisi ini konsisten dengan tren yang tercatat pada Ramadan tahun sebelumnya. Konsistensi kenaikan transaksi ini menunjukkan bahwa sahur tidak lagi sekadar momen makan sebelum menjalankan ibadah puasa, tetapi mulai berkembang menjadi waktu aktif bagi masyarakat untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital, mulai dari berbelanja, mengakses hiburan, hingga membayar tagihan rutin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada waktu sahur, aktivitas digital masyarakat tidak hanya meningkat dari sisi jumlah transaksi, tetapi juga memperlihatkan perubahan pada jenis kebutuhan, di mana berbagai transaksi kebutuhan praktis justru semakin aktif dilakukan saat dini hari.

Secara keseluruhan, transaksi online pada waktu sahur meningkat hingga 76%, didorong oleh aktivitas belanja di e-commerce yang bertumbuh dua kali lipat.

ADVERTISEMENT

Pembelian pulsa dan pembayaran tagihan, misalnya, tercatat meningkat hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode di luar Ramadan. Momen sahur juga dimanfaatkan pengguna untuk menikmati hiburan singkat sebelum beraktivitas. Pembelian voucher permainan tercatat meningkat sebesar 58%, sementara layanan hiburan digital melonjak 36%.

"Ramadan memperlihatkan bagaimana masyarakat menyesuaikan ritme aktivitasnya, termasuk dalam cara mereka bertransaksi. Waktu sahur kini tidak hanya dimanfaatkan untuk bersantap, tetapi juga untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital seperti pembayaran tagihan atau pembelian pulsa. Melihat perubahan ini, OVO menghadirkan berbagai promo di waktu sahur dan kemudahan transaksi agar pengguna dapat memanfaatkan waktu dini hari tidak hanya untuk makan sahur, tetapi juga menyelesaikan kebutuhan digital secara praktis," ujar Chief Operating Officer OVO Eddie Martono dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Preferensi masyarakat terhadap makanan saat sahur juga memperlihatkan pola yang menarik. Aktivitas santap sahur di berbagai gerai makanan dan minuman tercatat bertumbuh empat kali lipat, dengan warteg, warmindo, dan warkop menjadi pilihan utama masyarakat.

Dari sisi pemesanan makanan secara online melalui GrabFood dengan metode pembayaran OVO, menu aneka ayam dan paket nasi seperti nasi goreng menjadi pilihan paling populer. Pola ini menunjukkan bahwa masyarakat cenderung memilih hidangan yang akrab di lidah, praktis, dan mengenyangkan untuk memulai hari saat menjalankan ibadah puasa.

Data grafis transaksi pengguna OVO.Data grafis transaksi pengguna OVO. Foto: dok. OVO

Menjelang berbuka puasa dari pukul 16.00 hingga 18.00, aktivitas konsumsi masyarakat kembali meningkat. Masyarakat memanfaatkan pembayaran digital untuk persiapan berbuka puasa.

Di berbagai gerai makanan dan minuman, transaksi pembayaran menggunakan OVO untuk berburu makanan dan minuman meningkat secara signifikan, mendominasi hingga sekitar 42% dari seluruh transaksi, mencerminkan tingginya aktivitas ngabuburit sebelum berbuka puasa.

Bahkan, jumlah transaksi offline di gerai makanan dan minuman tercatat sekitar 3,5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan transaksi secara online pada periode yang sama. Menu yang paling banyak dibeli antara lain dimsum, martabak, hingga aneka gorengan. Minuman seperti kopi dan teh juga menjadi favorit untuk melengkapi momen berbuka.

Di sisi transaksi online pada waktu berbuka puasa, aktivitas pengguna juga cukup aktif dalam melakukan kegiatan pembelanjaan melalui e-commerce yang tercatat menyumbang sekitar 29% dari transaksi online, sementara sekitar 20% lainnya berasal dari pembelian voucher permainan. Hal ini menunjukkan bahwa momen berbuka juga dimanfaatkan pengguna untuk berbelanja maupun menikmati hiburan setelah seharian menjalankan ibadah puasa.

Menariknya, jika melihat profil pengguna, lonjakan aktivitas transaksi ini terutama digerakkan oleh kelompok usia produktif. Laki-laki berusia 25 hingga 34 tahun tercatat sebagai kelompok yang paling aktif bertransaksi pada saat sahur maupun saat berbuka puasa, baik untuk pembelian secara langsung di gerai maupun melalui platform digital.

Jumlah transaksi yang dilakukan oleh pengguna laki-laki pada kelompok usia tersebut tercatat hampir dua kali lebih banyak dibandingkan dengan pengguna perempuan. Namun, aktivitas transaksi dari pengguna perempuan juga tetap tinggi, menunjukkan bahwa kedua kelompok sama-sama aktif bertransaksi dalam memenuhi berbagai kebutuhan selama Ramadan.

Melihat perubahan ritme aktivitas yang semakin bergeser ke malam hingga dini hari selama Ramadan, OVO menghadirkan berbagai program dan promo khusus Ramadan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna dari berbuka hingga sahur.

Pengguna dapat menikmati penawaran khusus di berbagai kategori seperti belanja harian, hiburan permainan, hingga transaksi QRIS yang berlangsung secara bertahap sepanjang bulan Februari hingga Maret 2026. OVO juga memberikan total hadiah senilai Rp 350 juta bagi pengguna paling aktif selama Ramadan.

Aplikasi OVO dapat digunakan untuk transaksi non-tunai (cashless) secara praktis, aman, dan cepat. Pengguna dapat melakukan pembayaran di merchant (offline maupun online), membeli pulsa dan paket data, membayar berbagai tagihan seperti listrik dan BPJS, hingga bertransaksi di aplikasi Grab.




(prf/ega)






Hide Ads