Elon Musk Ingin 3 Isu Ini Diselesaikan Sebelum Bisa Lanjut Beli Twitter

Elon Musk Ingin 3 Isu Ini Diselesaikan Sebelum Bisa Lanjut Beli Twitter

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 22 Jun 2022 09:45 WIB
Elon Musk Berjanji akan Cabut Blokir Twitter terhadap Donald Trump
Elon Musk Ingin 3 Isu Ini Diselesaikan Sebelum Bisa Lanjut Beli Twitter Foto: DW (News)
Jakarta -

Elon Musk mengatakan ada tiga masalah yang harus diselesaikan sebelum ia menyelesaikan proses akuisisi Twitter. Seperti diketahui, Musk ingin membeli Twitter senilai USD 44 miliar atau sekitar Rp 652 triliun.

Tapi akhir dari akuisisi ini masih jadi tanda tanya setelah Musk mengumumkan akan menunda pembelian Twitter dan bahkan mengancam akan membatalkan perjanjian. Orang terkaya di dunia ini harus siap membayar USD 1 miliar dan mungkin menghadapi gugatan hukum jika membatalkan perjanjian tersebut.

Saat berbicara dalam event Bloomberg belum lama ini, Musk mengatakan ada beberapa isu yang harus diselesaikan sebelum ia bisa melanjutkan pembelian Twitter yaitu:

1. Akun palsu dan bot

Musk telah berkali-kali mengatakan bahwa masalah utamanya adalah jumlah akun palsu dan bot di Twitter. CEO SpaceX dan Tesla ini ingin Twitter menjelaskan secara spesifik berapa jumlah pengguna mereka yang merupakan akun manusia asli.

Twitter sebelumnya mengungkap bahwa jumlah akun palsu atau bot yang ada di platform-nya kurang dari 5% dari jumlah pengguna aktif hariannya. Musk meragukan klaim tersebut, dan mengatakan bahwa itu bukan pengalaman sebenarnya yang dirasakan pengguna Twitter.

"Kami masih menunggu penyelesaian dari masalah tersebut, dan itu adalah masalah yang sangat signifikan," kata Musk, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (22/6/2022).

Pekan lalu, dewan direksi Twitter mengatakan perusahaan tetap berkomitmen untuk menyelesaikan transaksi sesuai ketentuan yang ditetapkan. Twitter juga akan membagikan data internalnya tentang jumlah pengguna dan tweet kepada tim Musk.

2. Pembiayaan

Tantangan kedua yang harus diselesaikan Musk sebelum melanjutkan pembelian Twitter adalah porsi utang yang diperlukan untuk membiayainya.

Musk sebelumnya sudah berkomitmen untuk membayar USD 33,5 miliar dalam bentuk uang tunai. Ia juga menerima komitmen pembiayaan ekuitas sebesar USD 1,7 miliar dari co-founder Oracle Larry Ellison dan perusahaan kripto Binance.

Musk mengatakan sisa pembiayaan yang dibutuhkan akan datang dari pinjaman bank. Meski menjadi orang terkaya di dunia, sebagian besar kekayaan Musk terikat pada saham Tesla. Ia juga telah menjual dan menjanjikan saham Tesla sebagai jaminan untuk pinjaman.

3. Persetujuan pemegang saham

Tantangan terakhir yang harus diatasi Musk sebelum melanjutkan akuisisi adalah persetujuan dari pemegang saham Twitter. Investor Twitter diperkirakan akan memberikan suaranya terkait kesepakatan ini pada akhir Juli atau awal Agustus.

"Apakah porsi utangnya akan terpenuhi. Dan kemudian apakah pemegang saham akan memberikan suara dukungannya?" kata Musk.

Apakah Musk akan mendapatkan cukup dukungan untuk melanjutkan akuisisi masih menjadi tanda tanya. Bulan lalu, beberapa pemegang saham Twitter menggugat Musk dan perusahaan terkait proses akuisisi yang berantakan.

Dewan direksi Twitter sendiri ingin akuisisi ini diselesaikan dan merekomendasikan pemegang saham untuk menyetujui kesepakatan ini.



Simak Video "Elon Musk Tunda Kesepakatan Beli Twitter, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)