Elon Musk Singgung TikTok Rusak Peradaban Manusia

Elon Musk Singgung TikTok Rusak Peradaban Manusia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 19 Jun 2022 10:10 WIB
Elon Musk Berjanji akan Cabut Blokir Twitter terhadap Donald Trump
Elon Musk. Foto: DW (News)
Jakarta -

Elon Musk sangat aktif di Twitter, media sosial yang akan dibelinya. Dalam tweet barunya yang lagi-lagi kontroversial, nakhoda SpaceX dan Tesla ini menyinggung TikTok. Apa yang ditulisnya?

"Apakah TikTok merusak peradaban? Sebagian orang berpikir demikian. Atau mungkin media sosial secara umum," tulisnya.

Postingan Elon Musk ini seperti biasa, ramai mendapat tanggapan dari para netizen. Puluhan ribu komentar dan ratusan ribu Like sudah didapatkan.

Tidak jelas apa alasan Musk mempertanyakan hal itu. Mungkin terkait maraknya hoax di media sosial atau para anak muda jadi kecanduan. Pro kontra pun muncul di komentar. Terlebih, Elon Musk juga sedang dalam proses membeli media sosial Twitter.

"Memang merusak produktivitas, tapi mungkin tidak banyak berbeda dari televisi, malah bisa jadi relaksasi mental," tulis seorang netizen. "Ya benar, belilah juga TikTok dan selamatkan umat manusia," tulis yang lain.

"Algoritma yang dipakai TikTok itu bikin ketagihan. Ia mengenali kalian sangat baik sehingga sulit lepas dari aplikasi ini," cetus netizen selanjutnya.

"TikTok hanya seperti melihat televisi yang lebih singkat durasinya, tapi lebih bikin ketagihan," demikian opini yang lain.

Elon Musk sendiri sedang dalam proses membeli Twitter yang diwarnai berbagai macam drama. Ia juga sudah berbicara pada para karyawan Twitter untuk pertama kalinya.

Pria kelahiran Afrika Selatan ini seakan sudah menghadirkan mimpi buruk pada para karyawan.
Pertama, Elon Musk menyatakan secara tersirat bahwa akan terjadi PHK karena perlu ada rasionalisasi jumlah karyawan dan pengeluaran perusahaan.

"Saat ini, biaya melebihi pendapatan. Siapapun yang... merupakan kontributor (karyawan-red) signifikan seharusnya tidak perlu khawatir," ucapnya.



Simak Video "Elon Musk Tunda Kesepakatan Beli Twitter, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)