Lacak Pakai AirTag, Wanita Tabrak Pacarnya hingga Tewas

Lacak Pakai AirTag, Wanita Tabrak Pacarnya hingga Tewas

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 15 Jun 2022 18:13 WIB
AirTag
Lacak Pakai AirTag, Wanita Tabrak Pacarnya hingga Tewas (Foto: dok Apple)
Jakarta -

Seorang perempuan asal Indianapolis, Amerika Serikat didakwa dengan tuduhan pembunuhan setelah menabrak kekasihnya dengan mobil hingga tewas. Menurut saksi mata, perempuan itu melacak kekasihnya menggunakan AirTag karena dicurigai selingkuh dengan perempuan lain.

Gaylyn Morris (26) menemukan kekasihnya Andre Smith (26) di Tilly's Pub di Indianapolis dengan bantuan AirTag pada Jumat (3/6) dini hari. Seorang saksi mata mengatakan Morris sempat bertanya apakah Smith ada di pub dan mengatakan kalau ia melacak kekasihnya menggunakan AirTag.

Morris mengklaim bahwa ia adalah kekasih Smith, dan mencurigai bahwa pacarnya telah selingkuh. Setelah masuk ke dalam pub, Morris yang melihat Smith berbicara dengan perempuan lain langsung mengambil botol kosong dan mengancam akan memukul perempuan tersebut.

Smith kemudian menghadang Morris untuk tidak memukul perempuan itu, dan mencoba melerai keduanya. Ketiganya kemudian diusir oleh pemilik pub.

Setelah diusir, Morris langsung masuk ke dalam mobilnya dan pergi. Begitu melihat Smith, Morris langsung mengarahkan mobilnya ke trotoar tempat Smith berdiri dan menabraknya berkali-kali.

Salah satu saksi mata mencoba menghentikan Morris dengan berdiri di depan mobilnya. Tapi Morris malah menyerempet saksi mata yang mengaku pinggangnya ditabrak oleh kaca spion mobil. Morris lalu menabrak Smith lagi dan menyeretnya, seperti dikutip dari The Register, Rabu (15/6/2022).

Seorang perawat yang mencoba menyelamatkan Smith dengan CPR mengaku kesulitan karena posisi tubuhnya yang tepat berada di bawah mobil. Begitu polisi tiba di lokasi kejadian, mereka menemukan Smith berada di bawah mobil dalam keadaan meninggal dunia.

Saat diinterogasi oleh polisi, Morris awalnya membantah telah menggunakan AirTag untuk melacak kekasihnya. Tapi ia kemudian mengaku telah menempatkan AirTag di kursi belakang mobil Smith.

Ini bukan pertama kalinya AirTag dijadikan alat untuk melacak dan menguntit seseorang tanpa sepengetahuan mereka. Padahal, saat diluncurkan oleh Apple tahun lalu, gadget mungil ini dirancang untuk membantu pengguna mencari benda yang mudah hilang seperti dompet, kunci, ponsel, dan lain-lain.

Menghadapi penyalahgunaan ini, Apple berjanji akan bekerjasama dengan penegak hukum untuk mencegah AirTag digunakan sebagai alat penguntit. Produsen iPhone ini juga akan menampilkan peringatan bahwa orang-orang yang menyalahgunakan AirTag untuk melacak seseorang tanpa izin akan ditindak secara hukum.



Simak Video "Cara Pemakaian Adaptor Charger Dual Port USB-C Apple"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)