3 Ciri Pesan Mencurigakan di WhasApp, Awas Penipuan

3 Ciri Pesan Mencurigakan di WhasApp, Awas Penipuan

ADVERTISEMENT

3 Ciri Pesan Mencurigakan di WhasApp, Awas Penipuan

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 05 Mei 2022 05:45 WIB
Wappin WhatsApp Business Platform
Waspada! Ini 3 Jenis Penipuan di WhasApp. (Foto: Dok. Wappin)
Jakarta -

Sebagian orang mungkin sudah mengetahui betul, bahwa saat ini, para penjahat tidak hanya melancarkan aksinya melalui pesan melalui Short Message Service (SMS), akan tetapi juga marak dilakukan melalui aplikasi pesan online, yakni WhatsApp.

Beragam cara pun mereka upayakan, untuk menipu dan menjebak para pengguna aplikasi gratis ini. Kendati sudah berusaha menjaga kerahasiaan nomor dan data lainnya, penipu punya banyak trik melangsungkan aksinya.

Hanya saja, modus tersebut bisa diketahui dengan melihat atau membacanya. Nah, Tom Davidson selaku pakar keamanan internet di Amerika Serikat merincinya dalam tiga hal, dilansir detikINET dari New York Post, Rabu (4/5/2022).

Chat dari Orang Tidak Dikenal

Pesan datang dari kontak yang tidak dikenal patut dicurigai. Tak menutup kemungkinan bahwa pengirim adalah orang asing ingin berbuat jahat.

Mereka akan memancing pengguna untuk berinteraksi, kadang dengan ejaan atau tata bahasanya yang tidak teratur alias banyak salah. Ini juga berlaku dari orang-orang di dalam kontak, di mana terlihat menggunakan gaya penulisan berbeda dari biasanya. Bisa jadi ponsel mereka telah diretas atau dicuri.

Kasih Promo atau Diskon Gratis

Pesan mengenai penawaran yang menggiurkan, padahal pengguna tidak memintanya, juga perlu diteliti dengan seksama. Termasuk hadiah gratis dalam bentuk apapun, dengan membawa nama merek-merek tertentu adalah modus yang sering dipakai penjahat siber.

Apalagi bila pengirim meminta untuk mengirimkan detail data pribadi, jangan sampai disanggupi. Kemungkinan besar itu merupakan salah satu modus penipuan.

Menyertakan Link Mencurigakan

Pesan teks apapun yang menyisipkan tautan atau link mencurigakan bisa saja merupakan scam dan sebaiknya tidak langsung klik, meskipun hal tersebut tampak menggiurkan.

Menurut Brian Higgins, seorang spesialis keamanan di Comparitech, pesan penipuan sering menawarkan sesuatu untuk menggoda user. "Pesan disamarkan sebagai pesan resmi, menawarkan dukungan teknis untuk memecahkan masalah yang mungkin tidak kalian ketahui, atau memberi tahu bahwa kalian telah memenangkan hadiah," ungkap Higgins.

"Selalu pastikan kalian menjalankan versi terbaru dari platform apa pun," tegas Higgins. Pembaruan ponsel, kerap menyertakan perbaikan keamanan dan harus diunduh karena pengembang menghilangkan bug yang digunakan peretas untuk menyerang perangkat.

Simak juga '5 Fitur Baru WhatsApp, Salah Satunya Panggilan Sampai 32 Peserta':

[Gambas:Video 20detik]



(hps/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT