Dapat Chat Mengaku dari WhatsApp? Langsung Hapus dan Blokir!

Dapat Chat Mengaku dari WhatsApp? Langsung Hapus dan Blokir!

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 01 Mei 2022 04:00 WIB
Ilustrasi WhatsApp
Dapat Chat yang Ngaku dari WhatsApp? Langsung Hapus dan Blokir! Foto: Photo by Rachit Tank on Unsplash
Jakarta -

Penipuan di WhatsApp kini makin beragam metodenya. Yang terbaru adalah penipu berpura-pura menjadi akun resmi WhatsApp untuk mencuri informasi pribadi pengguna.

Seorang follower melaporkan kepada WABetaInfo bahwa mereka menemukan akun mencurigakan yang berpura-pura menjadi WhatsApp Support. Akun itu dilaporkan karena diketahui merupakan akun palsu yang mencoba mencuri informasi pribadi pengguna.

Beberapa akun penipu tersebut bahkan menggunakan foto profil yang memiliki badge verifikasi berupa centang hijau untuk mengelabui pengguna. Tapi jika dilihat lebih teliti, centang hijau tersebut berada di posisi yang tidak seharusnya.

"Saat kalian chatting dengan kontak terverifikasi, ada lencana terverifikasi yang ditempatkan di sebelah nama kontak di layar percakapan dan info chat mereka," tulis WABetaInfo, seperti dikutip dari Euronews, Minggu (1/5/2022).

"Jika kalian melihat lencana terverifikasi terletak di tempat yang berbeda, misalnya, di foto profil, itu berarti kontak tersebut berpura-pura terverifikasi, dan mencoba menipu kalian," sambungnya.

Contoh akun penipu yang pura-pura jadi WhatsAppContoh akun penipu yang pura-pura jadi WhatsApp Foto: WABetaInfo

WABetaInfo mengatakan akun penipu ini biasanya melancarkan penipuan rekayasa sosial untuk mendapatkan informasi pribadi atau uang dari pengguna.

Misalnya, ada yang berpura-pura mengatakan kalau akun WhatsApp pengguna akan diblokir, dan pengguna harus membayar sejumlah uang atau memberikan informasi kartu kreditnya jika ingin menghindari pemblokiran.

Akun penipu seperti ini juga sering meminta kode 6-digit yang digunakan untuk login ke akun WhatsApp kalian. WABetaInfo menekankan akun WhatsApp Support yang asli tidak pernah meminta informasi tentang kartu kredit, kode 6-digit atau kode verifikasi two-step.

"WhatsApp bahkan tidak meminta uang atau informasi rahasia untuk menghindari pemblokiran akun. Jika seseorang ingin mendapatkan informasi ini, itu berarti akun palsu yang mencoba menipu kalian," jelas WABetaInfo.

Jika menemukan pesan mencurigakan dari akun yang berpura-pura sebagai WhatsApp, WABetaInfo menyarankan untuk langsung blokir dan laporkan akun tersebut. Setelah dilaporkan, lima pesan terakhir yang dikirimkan akun tersebut akan dibagikan kepada tim moderasi WhatsApp supaya mereka bisa memahami konteks percakapan dan langsung menangguhkan akun tersebut.

Panduan resmi WhatsApp juga menyarankan untuk tidak membagikan atau meneruskan chat yang terlihat mencurigakan atau terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. "Saat kalian menerima pesan jenis ini, kami sarankan kalian laporkan pesan tersebut, memblokir pengirimnya, dan menghapus pesan tersebut," tulis WhatsApp.

Peringatan ini tidak hanya untuk akun yang berpura-pura menjadi WhatsApp. Penipu bisa menyamar jadi siapa saja, mulai dari teman, keluarga, sampai bisnis besar seperti bank dan e-commerce. Jadi selalu waspada jika menemukan chat WhatsApp yang mencurigakan.



Simak Video "Hore! Kini WhatsApp Bisa Ajak 512 Orang Masuk ke Grup"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)