Mau Beli Twitter, Elon Musk Malah Sindir Mark Zuckerberg

Mau Beli Twitter, Elon Musk Malah Sindir Mark Zuckerberg

ADVERTISEMENT

Mau Beli Twitter, Elon Musk Malah Sindir Mark Zuckerberg

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 18 Apr 2022 21:30 WIB
Elon Musk
Mau Beli Twitter, Elon Musk Malah Sindir Mark Zuckerberg Foto: Instagram
Jakarta -

Akhir pekan lalu Elon Musk membuat heboh setelah mengutarakan niatnya untuk membeli Twitter. Tidak lama kemudian ia malah mengkritik Mark Zuckerberg karena memiliki banyak platform media sosial.

Saat berbicara di konferensi TED akhir pekan lalu, Musk menuding Zuckerberg memiliki terlalu banyak kendali terhadap percakapan di publik karena ia memiliki Meta, perusahaan induk yang menaungi Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

"Mengenai jenis kepemilikan media, maksud saya, ada Mark Zuckerberg yang memiliki Facebook dan Instagram dan WhatsApp dan dengan struktur kepemilikan saham yang membuat Mark Zuckerberg XIV masih mengontrol entitas tersebut," kata Musk, seperti dikutip dari The Guardian, Senin (18/4/2022).

"Kita tidak akan memiliki hal seperti itu di Twitter," sambungnya.

Dalam komentarnya, Musk sepertinya merujuk pada Raja Louis XIV yang memimpin Prancis selama 72 tahun. Louis XIV juga dikenal sebagai 'Sun King' yang memiliki kekuasaan dan kekayaan yang berlimpah.

Musk sendiri menawarkan membeli semua saham Twitter dengan nilai USD 43,4 miliar atau sekitar Rp 620 triliun. Sebelumnya Musk sudah membeli 9,2% saham Twitter dan sempat akan masuk dalam dewan direksi Twitter tapi dibatalkan.

Terkait potensi kepemilikannya, Musk mengatakan akan membuat algoritma Twitter open source dan transparan. Orang terkaya di dunia ini juga mengindikasikan Twitter akan menjadi platform yang mengedepankan kebebasan berbicara ketimbang sensor.

Musk sendiri telah beberapa kali mengkritik kebijakan moderasi Twitter, terutama terkait misinformasi COVID-19 dan demonstrasi di Gedung Capitol, AS pada 6 Januari 2021.

CEO SpaceX dan Tesla ini juga telah beberapa kali perang kritik dengan Zuckerberg. Pada tahun 2016, Zuckerberg mengaku kecewa setelah salah satu roket SpaceX meledak saat akan meluncurkan satelit milik Facebook.

Musk juga merupakan salah satu pendukung gerakan #deletefacebook setelah skandal Cambridge Analytica. Tidak lama kemudian, Musk langsung menghapus akun Facebook milik Tesla dan SpaceX.

[Gambas:Youtube]



(vmp/vmp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT