Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Elon Musk Diminta Izinkan Donald Trump Main Twitter Lagi

Elon Musk Diminta Izinkan Donald Trump Main Twitter Lagi


Aisyah Kamaliah - detikInet

Donald Trump kini dijerat kasus pajak usai lolos dari pemakzulan, bagaimana perkembangan penyelidikannya?
Netizen Minta Donald Trump Balik Main Twitter ke Elon Musk. Foto: BBC World
Jakarta -

Akun Twitter Donald Trump telah ditangguhkan secara permanen. Hal ini diungkap oleh Chief Financial Officer Twitter Ned Segal setelah insiden kerusuhan Gedung Capitol di tahun 2021 awal.

Setelah Elon Musk memborong 9,2% saham Twitter, menjadikannya pemegang saham luar terbesar, banyak netizen pendukung Donald Trump yang meminta bantuan bos SpaceX itu agar Trump diizinkan main Twitter lagi.

Ini terjadi setelah, secara kebetulan, selang berapa jam setelah polling tentang tombol edit di Twitter dikeluarkan Elon Musk, Twitter mengumumkan fitur terbaru Twitter yaitu tombol edit. Banyak yang salah sangka, kebijakan ini ditelurkan oleh Musk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Donald Trump back!" tulis @filipesabara.

"We want trump reinstated," @logalclarkhall menuliskan cuitannya yang langsung dibalas oleh @iDStella.

ADVERTISEMENT

"Not 'we'," katanya.

Meskipun demikian, tidak semua orang ingin Trump kembali ke Twitter. Menurut mereka, apa yang sudah didapatkan Trump adalah konsekuensi dari yang sudah Trump lakukan sendiri.

Sementara itu, Donald Trump berfokus membangun media sosialnya sendiri. Medsosnya diberi nama 'Truth Social'. Truth Social memiliki tampilan dan fitur mirip Twitter dan hanya bisa diakses orang Amerika Serikat. Saat diluncurkan, aplikasi ini menjadi salah satu aplikasi paling populer di Apple App Store. Tetapi, aplikasi yang masih terus dikembangkan ini banyak mendulang kritik, salah satunya Truth Social disebut 'proyek gagal'.




(ask/fay)







Hide Ads
LIVE