Media Sosial Buatan Donald Trump Disebut Proyek Gagal

Media Sosial Buatan Donald Trump Disebut Proyek Gagal

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 04 Apr 2022 15:48 WIB
Truth Social
Media Sosial Buatan Donald Trump Disebut Proyek Gagal Foto: Screenshot/detikINET
Jakarta -

Pada 21 Februari lalu, Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan platform media sosialnya bernama Truth Social. Sebulan lebih setelah diluncurkan, Truth Social disebut proyek yang gagal.

Trump mengumumkan niatnya meluncurkan media sosial sendiri setelah dicekal permanen oleh Twitter pada 8 Januari 2021. Twitter beralasan cuitan Trump menghasut kekerasan yang berujung pada diserangnya Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021.

Truth Social sendiri memiliki tampilan dan fitur yang mirip seperti Twitter. Tapi media sosial ini hanya tersedia untuk iOS, dan sampai sekarang tidak tersedia di Android, web, atau orang-orang di luar Amerika Serikat.

Saat diluncurkan Truth Social jadi salah satu aplikasi paling populer di Apple App Store. Tapi banyak pengguna yang sudah mengunduh tidak bisa mendaftarkan akunnya karena berbagai masalah dan dimasukkan ke dalam daftar tunggu.

Banyak yang menganggap masalah teknis ini akan segera selesai dalam beberapa hari. Tapi sampai saat ini jumlah antrean pengguna yang menunggu untuk membuat akun baru sudah mencapai lebih dari 1,4 juta orang.

"Ini benar-benar bencana," kata Director Center for Social Media and Politics New York University Joshua Tucker, seperti dikutip dari BBC, Senin (4/4/2022).

"Sepertinya tidak ada siapapun yang tahu apa yang terjadi," kata pendukung Trump dari Partai Republik yang enggan disebut namanya.

Saat aplikasi media sosial populer seperti TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook masuk ke dalam daftar 10 aplikasi teratas, Truth Social bahkan tidak masuk dalam daftar 100 teratas, menurut data Similar Web.

Studi lain menemukan angka download Truth Social berkurang drastis hingga 95% meski sempat memuncaki daftar aplikasi teratas App Store sebulan sebelumnya.

Pendukung Trump yang sudah tidak sabar ingin bergabung dengan Truth Social pun meluapkan kekecewaannya di Twitter.

"Mendaftar untuk bergabung dengan Truth Social beberapa minggu yang lalu dan masih dalam daftar tunggu," kata seorang pengguna Twitter.

"Saat saya keluar dari daftar tunggu dan masuk ke Truth Social, Trump akan jadi Presiden lagi," gurau pengguna Twitter lainnya.

Bos Truth Social yang juga mantan anggota Kongres AS Devin Nunes mengatakan aplikasi ini akan beroperasi penuh pada akhir Maret. Tapi pengamat juga bingung melihat banyaknya masalah yang mendera platform media sosial sayap kanan ini.

Banyak yang mengira kalau Truth Social mengalami masalah pada servernya, tapi kemudian bertanya-tanya mengapa masalah seperti itu saja membutuhkan waktu sangat lama untuk diperbaiki.

Bahkan Trump juga kabarnya kesal dan bertanya mengapa pengguna Truth Social masih sedikit. Ia memiliki sekitar 750.000 tapi postingan terakhirnya di Truth Social sudah lebih dari sebulan yang lalu.

"Mungkin mereka menahannya. Itu kesempatan terakhirnya untuk meluncurkan Truth Social, ketika Trump tiba-tiba masuk dan mulai benar-benar aktif, itu akan membuatnya jadi ramai," kata Tucker.



Simak Video "Donald Trump Luncurkan Media Sosial Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)