Ampuhnya Selfie Presiden Ukraina Tarik Simpati Dunia

ADVERTISEMENT

Ampuhnya Selfie Presiden Ukraina Tarik Simpati Dunia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 03 Mar 2022 05:45 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Office of the President of Ukraine via CNN)
Video selfie Presiden Ukraina. Foto: (Office of the President of Ukraine via CNN)
Jakarta -

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, melihat ke arah kamera untuk membuat video selfie, layaknya para vlogger. Memakai kaos dan sweater, dia mengumumkan akan terus berjuang melawan invasi Rusia.

"Semua dari kami di sini melindungi kemerdekaan dari negara kami," katanya dengan tenang, pada hari pertama serbuan Rusia ke negaranya.

Video ini hanyalah salah satu dari sekian upaya pemerintah Ukraina perang informasi melawan Rusia, tentu khususnya di media sosial. Meskipun Ukraina underdog di medan sesungguhnya, tapi sejauh ini mereka menang di jagat maya dan berhasil menarik simpati dunia.

Dukungan datang dari banyak netizen. Aksi demonstrasi menentang invasi Rusia pun muncul di banyak negara, bahkan juga di Rusia sendiri tak sedikit warga melayangkan protes terhadap perang tersebut.

"Zelensky sebelumnya tidak dipandang sebagai pemimpin yang efektif. Sekarang, dia menjadi sosok seperti Churchill," cetus Marc Polymeropoulos, mantan agen CIA yang dikutip detikINET dari CNBC, Rabu (3/3/2022).

"Dan itu karena operasi pemerintah Ukraina di media sosial, untuk menyatakan bahwa para tentara yang berani itu bertarung bukan hanya untuk kebebasan Ukraina, tapi untuk Eropa," tambah dia.

Bahkan pemerintah Ukraina pun membuat meme yang menjadi viral. Misalnya postingan kartun Adolf Hitler yang digambarkan mengagumi Vladimir Putin karena sama seperti dirinya, telah memicu perang di Eropa.

Keberanian Ukraina dan presidennya pun menarik perhatian dunia, bahkan Zelensky dianggap pahlawan karena tetap berada di negaranya di tengah serangan masif, dan tidak melarikan diri.

Sementara itu, konten yang menayangkan kelemahan militer Rusia, termasuk kendaraan mereka yang dihancurkan, membuat rakyat Ukraina sendiri juga menjadi terlecut membela negaranya.

"Efeknya adalah untuk memperkuat persatuan Ukraina, dan melihat foto di media sosial bagaimana kendaraan perang yang dihancurkan, hal itu membuat tentara Rusia terlihat tidak kompeten dan hanya memperkuat kemauan warga Ukraina untuk berjuang," sebut Scott Radnitz, akademisi dari University of Washington.

[Gambas:Youtube]


Simak Video 'Zelenskiy Siap Berunding dengan Putin: Tapi Setop Dulu Pengeboman':

[Gambas:Video 20detik]



(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT