Akali Pandemi, Pasangan Ini Gelar Kondangan di Metaverse

Akali Pandemi, Pasangan Ini Gelar Kondangan di Metaverse

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 19 Feb 2022 11:03 WIB
metaverse
Akali Pandemi, Pasangan Ini Gelar Kondangan di Metaverse. Foto: Dinesh Sivakumar Padmavathi
Jakarta -

COVID-19 memaksa keluarga di seluruh India berhemat, bahkan membatalkan pernikahan tradisional mereka yang berskala besar. Salah satu pasangan menemukan tempat yang tidak terpengaruh oleh pembatasan pandemi: metaverse.

Metaverse adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan lingkungan 3D virtual di mana pengguna dapat berkumpul dan berinteraksi seperti di dunia nyata.

Dinesh Sivakumar Padmavathi dan Janaganandhini Ramaswamy dari Tamil Nadu, mengundang 2.000 orang ke resepsi virtual mereka. Hal ini tidak mungkin dilakukan di dunia nyata karena pesta pernikahan dibatasi hanya boleh dihadiri oleh 100 orang.

Keuntungan lain menggelar pesta pernikahan di metaverse, mereka bisa bebas berkreasi mewujudkan pernikahan impian mereka. Sebagai Potterheads alias fans berat Harry Potter, pasangan ini memilih pesta bertema Hogwarts yang dapat dihadiri oleh para tamu melalui ponsel, tablet, atau laptop mereka.

"Karena pandemi, penyambutan secara fisik dan nyata tidak mungkin dilakukan dengan banyaknya orang yang hadir. Jadi, kami memutuskan mari kita lakukan di metaverse," kata mempelai wanita Padmavathi, seperti dikutip dari CNN.

Kebetulan, sang mempelai pria adalah seorang penggemar blockchain dan cryptocurrency yang bekerja dengan platform start-up TardiVerse. Karenanya, dia punya bekal menciptakan ruang digital seperti kastil yang terinspirasi oleh Hogwarts untuk metaverse pernikahannya.

metaverseFoto: Dinesh Sivakumar Padmavathi

Upacara pernikahan resmi masih akan berlangsung secara fisik di depan teman dekat dan kerabat di desa Ramaswamy di distrik Krishnagiri Tamil Nadu, sekitar 170 mil dari Chennai. Namun setelah itu, pasangan tersebut akan masuk untuk bergabung dalam resepsi metaverse mereka, yang menelan biaya 150.000 rupee India untuk merancang, mengembangkan, dan menjadi tuan rumah.

Acara berdurasi satu jam ini akan menampilkan pengantin baru secara virtual menyapa tamu mereka, yang akan dapat menjelajahi kastil dan menyesuaikan penampilan dan pakaian avatar mereka.

Selain dapat mengundang tamu yang tidak bisa hadir, pasangan itu mengatakan perayaan digital memiliki keuntungan unik lainnya, mereka dapat melibatkan mendiang ayah Ramaswamy dalam acara tersebut.

"Ayah mertua saya meninggal April lalu. Jadi, saya membuat avatar 3D yang terlihat mirip dengan (dia), dan dia akan memberkati saya dan tunangan saya. Itu sesuatu yang hanya bisa kita lakukan di metaverse," sebutnya.

Padmavathi dan Ramaswamy bukan satu-satunya pasangan menikah yang memutuskan menggelar resepsi secara virtual di metaverse. Ada juga laporan yang menyebutkan pasangan asal AS yang mengadakan upacara fisik berbarengan dengan versi digitalnya di platform virtual, Virbela.

Mengingat hukum di India mengharuskan saksi untuk hadir pada upacara pernikahan, Padmavathi percaya bahwa resepsi metaverse mereka menjadi yang pertama di negara itu.

Setelah meyakinkan tunangannya yang seorang pekerja IT tentang ide tersebut, Padmavathi juga mendapat persetujuan orang tuanya untuk acara yang tidak biasa itu.

"Sejak kecil, saya telah bekerja dengan robotika, dan selama setahun terakhir saya telah bekerja di blockchain dan menambang Ethereum. Jadi keluarga saya tahu bahwa saya menyukai teknologi, dan tidak keberatan menggelar pernikahan di metaverse," tutupnya.



Simak Video "Studi Inggris: Vaksinasi Covid-19 Cegah 20 Juta Kematian"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)