Netizen Terbelah Gegara Kasus Pelecehan Seksual Penulis Penyalin Cahaya

ADVERTISEMENT

Netizen Terbelah Gegara Kasus Pelecehan Seksual Penulis Penyalin Cahaya

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 11 Jan 2022 08:17 WIB
Film Penyalin Cahaya
Penyalin Cahaya. Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Penyalin Cahaya akan tayang di Netflix pada 13 Januari. Sejumlah netizen mengurungkan niat untuk menontonnya, namun banyak pula yang masih ingin menyaksikan film penyabet 12 Piala Citra itu.

Gegaranya salah satu penulis Penyalin Cahaya tersandung kasus pelecehan seksual. Karena itu pula ada netizen yang meminta film ini dibatalkan penayangannya.

Pihak rumah produksi Penyalin Cahaya sudah buka suara atas kegaduhan ini lewat akun Instagram Penyalin Cahaya. Mereka langsung mencoret kredit nama salah satu penulis di film tersebut. Berikut pernyataan lengkapnya:

[Gambas:Instagram]

"Kami Rekata Studio & Kaninga Pictures berkomitmen untuk memberikan ruang aman yang bebas dari pelecehan seksual dan kami akan selalu berpihak pada penyintas. Menjaga lingkungan produksi film yang bebas dari pelecehan seksual adalah juga merupakan misi utama kami. Proses syuting film 'Penyalin Cahaya' yang berjalan dengan aman selama 20 hari di Januari 2021 adalah bukti komitmen kami.

Berdasarkan informasi yang kami terima dari suatu komunitas yang mengelola pelaporan terhadap peristiwa pelecehan seksual, kami mendapati sebuah nama dari tim film 'Penyalin Cahaya' tercatat sebagai terlapor akan dugaan perbuatan di masa lalunya.

Sebagai tanggung jawab etik atas komitmen kami dan untuk menghormati pelaporan dan proses yang akan terjadi setelahnya, kami memutuskan untuk menghapus nama terlapor dari kredit film 'Penyalin Cahaya' dan di materi-materi publikasi film. Pihak terlapor tersebut tidak lagi menjadi bagian dari film 'Penyalin Cahaya' dan Rekata Studio.

Rekata Studio & Kaninga Pictures sangat serius dalam menyikapi kejadian ini dan kami berharap proses-proses yang terjadi setelah pelaporan ini berjalan dengan mengakomodir kepentingan penyintas dan dapat terselesaikan sesuai jalur yang tepat."

Kendati begitu pernyataan tersebut masih belum membendung pro kontra penayangan Penyalin Cahaya. Menurut sutradara kawakan Timo Tjahjanto tetap akan menonton film garapan Wregas Bhanuteja.

"Tetep nonton Penyalin Cahaya? Pasti. Film ini tidak dibuat oleh satu orang saja, saya mendukung film-film bagus yang dibuat oleh orang-orang hebat, diperankan oleh talenta-talenta luar biasa," ujar di akun Twitternya @Timobros.

Hal yang sama disampaikan akun @diaksaadhistra, menurutnya terlepas dari kasus salah satu kru Penyalin Cahaya tentang kekerasan seksual dirinya masih mau nonton film tersebut. Karena itu karya bersama.

"Benci pelakunya silakan, tapi jangan bikin campaign cancel filmnya ya. Bayangin aja, lo di posisi semua pekerja di film "Penyalin Cahaya" (minus si pelaku). Udah kerja keras bikin film ini, terus di cancel gara2 satu orang. Kasihan lho. Toh tim PH-nya udah kasih statement nama kru yang bersangkutan yang dihilangkan dari credit," tutur Diaksa.

Hal berbeda diungkap akun @perception1010. Dia memutuskan untuk tidak menonton Penyalin Cahaya setelah kasus pelecehan seksual yang dilakukan salah satu kru terkuak.

"Jujur, penasaran bgt sama film yg bisa ngalahin YUNI di FFI. Tapi tidak, saya tidak akan memberikan ruang atau tempat untuk setiap pelaku seks. Dihapus namanya dari film kredit pasti tidak pernah cukup," ujarnya.

Detikers sendiri tetap akan menonton atau tidak film Penyalin Cahaya? Isi di kolom komentar ya...



Simak Video "Tindak Lanjut Tim Film Penyalin Cahaya Atas Isu Pelecehan Seksual"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT