Twitter Perluas Akses Data Gratis untuk Pengembang Aplikasi

Twitter Perluas Akses Data Gratis untuk Pengembang Aplikasi

Josina - detikInet
Rabu, 17 Nov 2021 08:45 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 07:  In this photo illustration, the Twitter logo and hashtag #Ring! is displayed on a mobile device as the company announced its initial public offering and debut on the New York Stock Exchange on November 7, 2013 in London, England. Twitter went public on the NYSE opening at USD 26 per share, valuing the companys worth at an estimated USD 18 billion.  (Photo by Bethany Clarke/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Twitter mengumumkan akan memperluas akses gratis ke data situs jejaring sosialnya untuk membantu pengembang software membuat alat dan produk yang dapat mempromosikan percakapan online yang lebih aman atau membuat konten.

Head of Product for the Developer Platform, Amir Shevat Twitter mengatakan Langkah ini merupakan bagian dari upaya Twitter yang berkembang selama setahun terakhir untuk mendesentralisasikan perusahaan.

"Sebuah visi yang bertujuan untuk memberi pengguna lebih banyak kontrol atas konten apa yang mereka lihat di timline Twitter mereka atau memiliki cara baru untuk berbagi konten di situs" ujarnya seperti dikutip detikINET dari Reuters.

Lalu upaya untuk meningkatkan akses pengembang juga dilakukan ketika Twitter, Facebook, dan perusahaan media sosial lainnya menghadapi pengawasan global atas bagaimana algoritma mereka memunculkan konten tertentu dan peran mereka dalam memungkinkan penyebaran informasi yang salah atau ujaran kebencian.

Mulai 15 November, pengembang juga dapat mengakses data hingga dua juta tweet per-bulan melalui antarmuka pemrograman aplikasi (API) Twitter tanpa biaya.

Shevat mengatakan Twitter juga mengubah kebijakan API untuk memungkinkan lebih banyak kasus penggunaan, termasuk menghapus batasan untuk bersaing dengan Twitter.

"Saya ingin semua orang dapat menentukan preferensi mereka dan memiliki konten kurasi mereka sendiri yang disesuaikan dengan mereka. Kami hanya bisa melakukan ini jika pengembang ada di dalamnya." ujarnya.

Beberapa contoh aplikasi yang dibangun dengan data Twitter termasuk Block Party yang didirikan oleh Software Engineer Tracy Chou dan memungkinkan pengguna Twitter untuk memfilter konten yang tidak ingin mereka lihat.

Lalu aplikasi lain yang dibuat oleh Software Engineer Janique-ka John memungkinkan pengguna lebih mudah mencari Twitter Spaces, fitur obrolan audio langsung perusahaan.



Simak Video "CEO Twitter Jack Dorsey Pamit Undur Diri"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/afr)